Jakarta, tvOnenews.com - Misteri temuan puluhan karung berisi uang rupiah dalam kondisi tercacah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru.
Polisi pastikan uang pecahan yang menggegerkan warga tersebut bukan uang palsu, melainkan rupiah asli yang diproduksi Bank Indonesia (BI).
Kepastian itu diperoleh setelah Polres Bekasi Kabupaten berkoordinasi langsung dengan pihak BI.
Temuan ini sekaligus menepis spekulasi liar yang sempat berkembang di masyarakat terkait dugaan peredaran uang palsu.
- ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Pol. Sumarni mengatakan, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap latar belakang pembuangan uang tersebut, meski keasliannya telah dipastikan.
“Masih penyelidikan ya,” kata dia kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Sumarni mengatakan BI telah memastikan bahwa cacahan uang pecahan Rp50.000 hingga Rp100.000 yang ditemukan di TPS tersebut merupakan uang resmi yang dikeluarkan bank sentral.
Hingga kini, polisi belum mengungkap jumlah pasti uang yang dibuang maupun pihak yang diduga bertanggung jawab.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif di balik pembuangan uang asli tersebut, yang dinilai tidak lazim dan berpotensi merugikan kepentingan negara.
“Kami juga sudah koordinasi dengan BI bahwa benar itu cacahan uang darinya,” tutur dia.
Saat ini, seluruh uang yang ditemukan di lokasi pembuangan sampah itu telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Langkah tersebut dilakukan untuk kepentingan pendalaman kasus, termasuk menelusuri apakah terdapat unsur pidana, seperti perusakan uang rupiah atau tindakan lain yang melanggar Undang-Undang Mata Uang.
“Iya sudah diamankan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, penemuan puluhan karung berisi cacahan uang rupiah di sebuah TPS liar di Kabupaten Bekasi menggegerkan warga.
Polisi kini menyelidiki temuan 21 karung yang diduga berisi potongan uang kertas asli tersebut untuk mengungkap asal-usulnya.
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan petugas langsung mengamankan lokasi di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, setelah menerima laporan masyarakat yang diperkuat informasi viral di media sosial mengenai temuan karung berisi uang rupiah tercacah.


