Program Quick Win Presiden, 16 RSUD Terpencil Rampung Februari 2026

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan capaian pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) sebagai bagian dari program quick win Presiden Prabowo Subianto. Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 16 RSUD ditargetkan rampung dan siap diresmikan Presiden.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pembangunan RSUD di daerah terpencil merupakan quick winkedua dari tiga program prioritas Presiden, selain cek kesehatan gratis dan eliminasi tuberkulosis.

“Target Presiden adalah membangun 66 RSUD di kabupaten/kota yang belum memiliki rumah sakit kelas C. Tahun 2025 kita mulai pembangunan 22 RSUD, dan sampai akhir Februari ini 16 sudah selesai, sisanya ditargetkan rampung Maret–April,” ujar Budi dalam konferensi pers capaian dan evaluasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kemenkes, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurut Budi, proses pembangunan seluruh RSUD tahap pertama telah dimulai melalui groundbreaking sejak Januari hingga Juni 2025. Dari jumlah tersebut, 11 RSUD telah menyelesaikan tahap konstruksi, sementara 16 RSUD diproyeksikan siap beroperasi pada pekan keempat Februari 2026.

“Kami berharap seluruh 22 RSUD tahap pertama sudah bisa beroperasi. Saya juga sudah mengajukan permohonan agar Bapak Presiden berkenan meresmikan rumah sakit-rumah sakit ini,”jelasnya.

Budi menegaskan, rumah sakit yang dibangun di daerah terpencil memiliki standar dan fasilitas setara dengan rumah sakit di perkotaan. Pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu 10–11 bulan dengan anggaran yang efisien.

“Ini benar-benar quick win. Rumah sakitnya bukan puskesmas besar, tapi rumah sakit dengan fasilitas lengkap dan kualitas yang sama seperti di kota,”lanjutnya.

66 Daerah Belum Miliki RSUD Kelas C

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya menjelaskan, saat ini masih terdapat 66 kabupaten/kota yang belum memiliki RSUD kelas C. Wilayah tersebut mayoritas berada di daerah DTPK.
Sebarannya meliputi 12 kabupaten/kota di Sumatra, 3 di Kalimantan, 4 di Nusa Tenggara, 13 di Sulawesi, 10 di Maluku, dan 24 di Papua.

“Kami ditugaskan membangun 66 rumah sakit dan menargetkan penyelesaian seluruhnya pada 2027. Pembangunan dilakukan dalam enam batch,” kata Azhar.

Ia menjelaskan, RSUD yang dibangun umumnya terdiri dari tiga lantai dengan fasilitas rawat jalan, rawat inap, ruang operasi, cath lab, hemodialisis, serta layanan ibu dan anak. Rumah sakit ini dirancang untuk menangani hingga 80 persen penyakit masyarakat, termasuk jantung, stroke, kanker, penyakit ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.

“Dengan adanya RSUD tipe C ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke kota besar atau Pulau Jawa. Pelayanan bisa diselesaikan di daerah,”tambahnya.

Lanjutan Pembangunan 2026–2027

Pada 2026, Kemenkes telah memperoleh persetujuan anggaran untuk membangun 20 RSUD tambahan. Dari jumlah tersebut, 10 lokasi telah menyelesaikan proses lelang dan bersiap memasuki tahap penandatanganan kontrak, sementara 10 lainnya masih dalam proses pelelangan.

“Targetnya sebelum Maret atau April kontrak sudah ditandatangani, sehingga pembangunan bisa selesai di awal 2027,”ucapnya.

Dengan demikian, sisa 24 RSUD akan dilanjutkan pembangunannya pada 2027 untuk menuntaskan target 66 RSUD di daerah terpencil.

“Kami ingin membuktikan janji Presiden kepada masyarakat bahwa negara hadir memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan tanpa meninggalkan siapa pun,” pungkas Azhar.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Angin Kencang Terjang 3 Desa di Jombang, Belasan Rumah Rusak
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026, Kamis 5 Februari: Tim Putra dan Putri Indonesia Jalani Big Match Dipenentuan Juara Grup
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Megawati Kenalkan Falsafah Pancasila saat Bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Rencana Headway KRL Green Line 4–8 Menit, Warga Minta Tak Hanya Berlaku di Jam Sibuk
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.