Penulis: Muhammad Ridwan
TVRINews – Edinburgh, Skotlandia
Skotlandia harus menunggu selama 28 tahun untuk merasakan kembali bermain di Piala Dunia.
Skotlandia akan merayakan momen bersejarah kembalinya tim nasional mereka ke Piala Dunia dengan cara yang unik. Raja Inggris Charles III, telah menetapkan 15 Juni 2026 sebagai hari libur nasional untuk menandai pencapaian tersebut.
Keberhasilan Skotlandia menembus Piala Dunia 2026 terasa sangat istimewa untuk para suporternya. Terakhir kali Tartan Army ambil bagian dalam ajang prestisius tersebut dilangsungkan di Prancis pada 1998.
Pengumuman resmi ini muncul setelah Perdana Menteri Skotlandia, John Swinney, meminta agar hari setelah laga pembuka tim nasional dijadikan hari libur nasional. Ia menekankan kembalinya anak asuh Steve Clarke tersebut ke Piala Dunia layak dirayakan seluruh negeri.
Dijadwalkan Skotlandia memulai kampanye Grup C Piala Dunia 2026, menghadapi Haiti. Pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Gillette, Foxborough, Minggu 14 Juni mendatang.
"Untuk menandai pencapaian tim sepak bola putra Skotlandia yang tampil di Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya dalam 28 tahun, kami menganggap perlu bahwa Senin, 15 Juni 2026, ditetapkan sebagai hari libur nasional di Skotlandia," demikian pernyataan Buckingham Palace dikutip Mirror.
"Sesuai dengan pasal 1(3) Banking and Financial Dealings Act 1971, kami menunjuk Senin, 15 Juni 2026, sebagai hari libur nasional di Skotlandia."
Swinney pun menyambut baik keputusan ini. "Resmi sekarang. Skotlandia akan memiliki hari libur tambahan pada Senin, 15 Juni, untuk menandai kembalinya kami ke Piala Dunia," ia menuliskan di akun X miliknya.
Keputusan hari libur nasional tersebut menuai reaksi publik yang beragam. Banyak penggemar terlihat gembira dan menganggap ini sebagai pengakuan penting atas kerja keras tim nasional.
Namun, ada pula yang mempertanyakan keputusan tersebut. Seorang pengguna X menulis: "Mengapa? Serius. Mungkin wajar jika Skotlandia menang, tapi rasanya berlebihan hanya untuk lolos."
Pengguna lain menyebutnya kurang masuk akal. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua orang sependapat dengan perayaan ekstra ini.
Di sisi lain, sejumlah pendukung menenangkan kritik itu: "Santai saja, jangan mengeluh, dan nikmati fakta bahwa kita kembali di level tertinggi sepakbola dunia," tulis seorang penggemar.
Bagi Skotlandia, momen ini bukan sekadar soal lolos ke Piala Dunia, tetapi juga simbol kebanggaan nasional. Selain melawan Haiti, Skotlandia segrup dengan Brasil dan Maroko.
Editor: Muhammad Ridwan




