Kenapa Asuransi Jiwa itu Penting?

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Asuransi jiwa penting untuk dimiliki karena dapat memberikan rasa aman dan perlindungan kepada orang-orang tersayang. Sebab, asuransi jiwa dapat menjamin kehidupan anggota keluarga, meski tulang punggung utama telah meninggal.

Asuransi jiwa adalah produk asuransi yang memberikan jaminan dengan bentuk santunan kepada keluarga pihak pemegang polis yang meninggal dunia, cacat permanen, atau mengalami risiko besar lainnya.

Asuransi jiwa juga dapat diberikan kepada pemegang polis apabila ia masih hidup pada akhir masa kontrak (sesuai masa pertanggungan). Keuntungan ini dapat menyelamatkan seseorang dari keterpurukan ketika mengalami pemutusan kontrak kerja atau kerugian bisnis.

Asuransi jiwa menjadi salah satu asuransi yang perlu dimiliki karena mempunyai banyak manfaat bagi masa depan. Berikut manfaat asuransi jiwa yang dirangkum dari Buku Seri Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan untuk Perguruan Tinggi.

Pertama, memberikan rasa aman dan perlindungan kepada orang tersayang. Asuransi jiwa akan membuat hidup pemegang polis lebih tenang. Sebab, apabila terjadi hal-hal tidak terduga maka orang-orang tersayang pemegang polis hidupnya telah terjamin asuransi.

Kedua, menjamin pendidikan anak. Asuransi jiwa dapat menjadi pendidikan anak melalui santunan yang dapat diklaim ketika pemegang polis meninggal atau mengalami masalah keuangan besar. Sebab, pendidikan anak merupakan hal yang penting dan tidak bisa ditawar.

Ketiga, mempersiapkan dana pensiun. Asuransi jiwa menjadi salah satu cara menyisihkan uang untuk dana pensiun, sehingga seseorang dapat beristirahat dengan tenang di masa tua.

Cara Memilih Asuransi Jiwa

Setiap perusahaan asuransi jiwa mempunyai kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Sehingga perlu berhati-hati dalam memilih asuransi jiwa. Berikut cara memilih asuransi jiwa yang perlu diperhatikan.

1. Perhatikan keadaan keuangan

Evaluasi pemasukan dan pengeluaran bulanan, kemudian tentukan berapa dana yang dapat disisihkan untuk kebutuhan asuransi. Apabila dana terlalu sedikit, maka lakukan pemangkasan pengeluaran-pengeluaran kurang penting.

2. Riset perusahaan dan produk asuransi jiwa

Cari tahu informasi lengkap tentang perusahaan, produk, dan manfaat dari asuransi jiwa yang akan digunakan. Bandingan kelebihan dan kekurangan perusahaan asuransi satu dengan lainnya untuk mendapatkan yang terbaik.

Pastikan perusahaan asuransi yang akan dipilih telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Hal ini untuk memastikan keamanan dana yang disetorkan.

3. Pilih produk asuransi jiwa yang sesuai kebutuhan

Sesuaikan asuransi jiwa yang dipilih dengan kebutuhan. Misalnya untuk keperluan biaya pendidikan anak, dana pensiun, atau kebutuhan lainnya.

Jenis-Jenis Asuransi Jiwa

Pastikan untuk memilih jenis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan agar mendapatkan manfaat maksimal. Melansir laman resmi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, terdapat empat jenis asuransi jiwa yang dapat dipilih masyarakat, antara lain.

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka adalah asuransi yang memberikan perlindungan dalam kurun waktu tertentu. Santunan kematian asuransi jiwa berjangka akan diberikan apabila tertanggung meninggal dalam periode yang disepakati. Periode tersebut meliputi satu, lima, sepuluh, 15, 20 tahun, atau sampai dengan batas usia tertentu.

Kelebihan asuransi ini adalah biaya premi yang lebih rendah dari pada jenis asuransi jiwa lainnya.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi jiwa seumur hidup adalah asuransi yang memberikan santunan kematian apabila tertanggung meninggal dunia dengan masa asuransi seumur hidup tertanggung.

Kelebihan asuransi jiwa ini adalah sebagai instrumen investasi dengan imbal hasil yang tetap.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

Asuransi jiwa dwiguna adalah asuransi yang mempunyai dua manfaat, yakni membayar santunan apabila tertanggung meninggal dalam masa asuransi dan membayar manfaat habis kontrak apabila tertanggung masih hidup di akhir masa asuransi. Periode asuransi ini meliputi lima, sepuluh, 15, 30 tahun, atau bisa berakhir di usia tertentu.

Kelebihan asuransi ini adalah imbal hasil yang pasti, sehingga dapat digunakan untuk merencanakan dana pendidikan anak atau mempersiapkan dana pensiun.

Baca Juga: Setelah Dapen dan Asuransi, OJK Buka Opsi Perbesar Investasi BPJS

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi jiwa unit link adalah asuransi yang memberikan dua manfaat, yakni proteksi asuransi jiwa dan mempunyai nilai tunai yang bervariasi sesuai dengan nilai aset investasi tersebut.

Kelebihan asuransi jenis ini adalah dapat digunakan untuk merencanakan dana pendidikan anak atau mempersiapkan dana pensiun.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kisah Pilu Nenek Sumiati di Rumah Tak Layak Huni
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pengakuan Mengejutkan Siswa Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
• 38 menit laluviva.co.id
thumb
Sidang Parlemen Malaysia Ricuh, Anwar Ibrahim Bantah Tuduhan Pengkhianatan Terkait Isu Perbatasan RI-Malaysia
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Gubernur Khofifah Jadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI tentang Obligasi Daerah
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.