Pemerintah Rilis Jadwal Pembelajaran Siswa dan Libur Sekolah di Bulan Ramadhan 2026

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadhan 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan keimanan, serta pemenuhan hak belajar peserta didik secara seimbang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia kepada peserta didik.

Baca Juga :
Baznas Targetkan Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah Selama Ramadhan 1447 H Sebesar Rp 515 Miliar
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu per Jiwa pada Ramadhan 1447 Hijriah

"Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif," kata Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurut Pratikno, pembelajaran selama Ramadhan tidak semata berorientasi pada capaian akademik, tetapi lebih diarahkan pada penguatan iman, takwa, serta pembiasaan perilaku religius dan sosial yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam kebijakan tersebut, pemerintah mendorong satuan pendidikan untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran agama yang disesuaikan dengan keyakinan masing-masing peserta didik. Bagi murid beragama Islam, kegiatan Ramadhan dapat diisi dengan tadarus Al Quran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas pembinaan akhlak yang mendukung peningkatan iman dan takwa.

Sementara itu, peserta didik beragama non-Islam tetap difasilitasi melalui bimbingan rohani, pendalaman ajaran agama, serta kegiatan keagamaan lain sesuai dengan keyakinan masing-masing, sehingga seluruh murid tetap mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna selama Ramadhan.

Selain pembelajaran keagamaan, kegiatan selama Ramadhan juga diarahkan untuk memperkuat karakter sosial peserta didik melalui aktivitas edukatif dan kepedulian sosial, seperti berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, serta kompetisi keagamaan, termasuk lomba adzan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), dan cerdas cermat keagamaan.

"Kita ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ramadhan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, termasuk Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, gerakan satu jam tanpa gawai, dan kegiatan positif lainnya," ujar Pratikno.

Hasil rapat juga menyepakati skema pembelajaran selama Ramadhan 2026, yakni pembelajaran di luar satuan pendidikan pada 18–20 Februari 2026, pembelajaran tatap muka pada 23 Februari hingga 16 Maret 2026, serta libur pasca-Ramadhan pada 23–27 Maret 2026.

Baca Juga :
Penampakan Tas Siswa Pelempar Molotov di Kalbar, Ada Nama-nama Pelaku Penembakan Massal di Dunia
Motif Siswa SMPN di Kalbar Lempar Molotov, Dendam ke Teman-temannya karena Sering Dibully
Jangan Sampai Terlewat, Ini Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan yang Benar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Fakta-fakta Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan Ditangkap KPK
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Ngeri! Puluhan Sajam Modifikasi Disita Polda Metro Hasil Operasi Pekat Jaya 2026
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Bahas Dugaan Korupsi Pajak, Peneliti: Kewenangan Sangat Besar, Pengawasan Minim
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.