BANDUNG, KOMPAS - Gempa bumi yang berpusat di darat kembali terjadi di Jawa Barat. Lokasinya tidak terlalu jauh dengan gempa darat sebelumnya yang dirasakan warga Sumedang dan Bandung.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada Kamis (5/2/2026). Kekuatan gempa tercatat Magnitudo 2,9.
Hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di darat berjarak 13 kilometer (km) barat daya Kabupaten Subang. Kedalamannya sekitar 5 km.
Kepala Balai BMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam keterangan tertulis mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan hiposenternya, gempa ini dangkal dan terjadi akibat aktivitas sesar aktif.
Sejauh ini, gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Kasomalang dan Ciater. Intensitasnya II Modified Mercalli Intensity (MMI) atau getarannya dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa itu. Hingga pukul 17.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” katanya.
Dilihat dari peta kegempaan, lokasi gempa kali tidak jauh dari kejadian sebelumnya di Sumedang dan dirasakan hingga Bandung, Jumat (30/1/2026) pukul 05.13. Sumedang dan Subang adalah dua daerah saling berbatasan.
Saat itu, pusat gempa Sumedang juga ada di darat. Kekuatannya M 2,7 dan di kedalaman 5 km. BMKG menyebut, gempa itu juga dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa itu.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Bandung Teguh Rahayu mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Semua pihak diharapkan agar tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F02%2F05%2Faf7c74e31be0545e52622eb06af0121f-20260205RAM_Cacahan_uang_kertas_.jpeg)
