JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas rutin melaksanakan koordinasi untuk penajaman arah penelitian nasional.
Tujuannya agar hasil riset dapat segera dimanfaatkan untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
BACA JUGA:PORTAL, Game VR Aksi yang Seru Hadir di K Mall Kemayoran
BACA JUGA: All-New SANTA FE XRT Meluncur di IIMS 2026, Jadi SUV Premium Unggulan Hyundai
Rapat koordinasi ini berlangsung di Kantor Kementerian PPN/Bappenas dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga membahas tindak lanjut arahan Presiden terkait penelitian yang saat ini dipimpin oleh Prof. Arif Satria di BRIN.
“Penelitian harus selaras dengan apa yang direncanakan oleh Bappenas dan seluruh kementerian dan Lembaga,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Kamis, 5 Februari 2026.
BACA JUGA:Ketahui Manfaat Vaksin Demam Berdarah Dengue, Untuk Siapa, dan Berapa Dosis yang Tepat
BACA JUGA:Adies Kadir Tegaskan Tak Akan Tangani Perkara Terkait Golkar Saat Jadi Hakim MK
Ia menyampaikan, koordinasi rutin perlu dilakukan untuk menyatukan pandangan dan persepsi seluruh pemangku kepentingan, khususnya agar riset yang dijalankan BRIN sejalan dengan perencanaan pembangunan nasional yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas serta kebijakan kementerian dan lembaga lainnya.
Keselarasan tersebut dinilai penting agar riset tidak berjalan sendiri, tetapi menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional.
Berdasar arahan Presiden meminta agar penelitian-penelitian yang dilakukan BRIN semakin ditajamkan pada isu-isu prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu contoh yang disoroti adalah penanganan sampah rumah tangga dan persoalan lingkungan, yang hingga kini masih menjadi tantangan di banyak daerah.
BACA JUGA:Kenali Gejalanya, Demam Biasa atau Dengue? Risiko Meningkat di Musim Hujan
BACA JUGA:Pimpin Tanam Pohon Massal, Rudy Susmanto Dorong Bogor Kembali Hijau
- 1
- 2
- »




