Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2026 Bisa Sentuh 6%

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,11% secara tahunan (year on year/YoY) meleset dari target APBN 2025 sebesar 5,2%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai capaian tersebut cukup positif dan tetap optimistis mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi 6% di 2026.

Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2025 mencapai level 5,39% YoY. Angka itu lebih tinggi dari tiga kuartal sebelumnya yaitu 4,87% pada kuartal I/2025; 5,12% pada kuartal II/2025; dan 5,04% pada kuartal III/2025. 

Purbaya mengatakan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2025 pun masih di bawah ekspektasi pribadinya yaitu sekitar 5,5%—5,7%. Menurutnya, capaian yang ada tetap menjadi sinyal kuat adanya pembalikan arah ekonomi domestik.

"Pada dasarnya sudah lumayan lah. Kita lihat arah pembalikan ekonomi yang clear," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, yang terpenting adalah arah ekonomi Indonesia yang membalik ke arah perbaikan. Ke depan pun, Purbaya optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh membaik.

"Saya pikir triwulan pertama tahun ini tren pertumbuhan yang kemarin akan terus berlangsung. Nanti, akan semakin cepat di triwulan-triwulan berikutnya. Kita coba walaupun di APBN 5,4%, kita coba dorong ke arah 6% kalau bisa untuk tahun 2026," ungkap Purbaya.

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh 5,11% YoY. Sementara itu, sepanjang 2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,03% YoY. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan konsensus ekonom sebelumnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sepanjang 2025 berdasarkan harga produk domestik bruto (PDB) atas harga berlaku sebesar Rp23.821,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp13.580,5 triliun.

"Secara kumulatif ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,51% secara tahunan," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Amalia menyampaikan dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan infokom.

Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama ekonomi tahun lalu adalah konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB). "Sepanjang tahun 2025, wilayah Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gerebek Transaksi di Kalibata City, Polres Tanjung Priok Sita 5.095 Cartridge Etomidate
• 8 jam laludisway.id
thumb
Piala Asia Futsal: Iran Lolos Final, Tunggu Pemenang Laga Indonesia vs Jepang
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Emiten FMCG RI Ini Dibidik Asing, Sahamnya Melejit 60%
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Jepang di Piala Asia Futsal 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Ngeri! Siswa MTsN di Lumajang Tertembak Peluru Nyasar, Luka Paha Kiri dan Operasi
• 4 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.