Grid.id - Seorang satpam RS di Kulon Progo, DIY dianiaya usai menegur pengunjung yang merokok. Bagaimana kronologi peristiwa ini?
Seorang satpam RSU PKU Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY menjadi korban penganiayaan. Kronologi bermula pada Rabu (4/2/2026) di kawasan Instalasi Gawat Darurat atau IGD.
Melansir Kompas.com, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bertugas. Saat itu, ada seorang pasien datang dengan luka di bagian kepala.
Tak datang sendirian, sang pasien juga ditemani oleh teman-temannya. Beberapa teman pasien kemudian menunggu di depan pintu IGD sembari merokok.
Kronologi satpam RS di Kulon Progo, DIY dianiaya berlanjut saat korban mengetahui peristiwa itu. Sebagai satpam, korban pun langsung memberikan teguran.
Korban meminta agar pengunjung itu tak merokok di area RS. Ia juga menyarankan perokok tersebut pindah ke tempat lain yakni lapangan parkir.
Bukannya menuruti himbauan korban, salah satu teman pasien justru naik pitam. Ia pun emosi dan pergi.
Tak berapa lama, ada orang lain yang datang ke RS tersebut dan menganiaya korban hingga terluka. Korban pun lapor ke Polres Kulon Progo.
Sebelum kasus dan kronologi satpam RSU PKU Kulon Progo dianiaya, kasus menegur perokok berujung emosi juga terjadi di depan Pasar Palmerah, Jakarta Barat. Melansir Tribun Jatim, peristiwa itu terjadi pada Januari 2026 lalu.
Peristiwa itu terjadi ketika sepasang suami istri diingatkan oleh pengendara lain lantaran merokok saat berkendara membawa bayi mereka. Pengendara tersebut khawatir asap rokok akan mencelakakan pengendara lain.
Karena tak diindahkan, ia pun menyiram air dari botol ke rokok. Pelaku tak terima dan akhirnya memukul pengendara tersebut.
"Gue lagi bawa anak. Gue anak sini, pake otak lu," kata pelaku.
"Anak mana sih lu. Lu polisi gue tanya?" ujar pelaku lagi.
"Nggak boleh ngerokok di jalan, ada aturannya. Gue visum ya," kata perekam.
"Visum silakan!" tantang pelaku.
Setelah itu, perekam video kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Palmerah. Laporan diterima oleh polisi pada 16 Januari 2026. Itulah tadi sederet kasus dan kronologi perokok tak terima ditegur, termasuk satpam RS di Kulon Progo yang dianiaya. (*)
Artikel Asli



