FAJAR, MAKASSAR — Kabar baik datang dari kubu PSM Makassar jelang laga krusial menghadapi PSBS Biak. Penyerang Timnas Tajikistan, Sherriddin Boboev, memberi sinyal kuat segera bergabung dengan skuad Juku Eja di Sleman.
Boboev mengunggah foto berada di dalam pesawat melalui akun Instagram pribadinya, @sherriddinm_, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Dari informasi yang tertera, pemain berusia 26 tahun itu bertolak dari Bandara Internasional Dushanbe, Tajikistan, pada pukul 02.00 waktu setempat.
Perbedaan waktu Tajikistan dan Indonesia bagian tengah yang terpaut sekitar tiga jam membuat unggahan tersebut menjadi penanda kuat bahwa Boboev sedang dalam perjalanan menuju Indonesia. Ia terbang menggunakan maskapai Somon Air, yang terlihat dari potongan logo kuning khas maskapai nasional Tajikistan itu.
Kehadiran Boboev ke Sleman dinanti untuk memperkuat PSM Makassar yang tengah mempersiapkan diri menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo.
Sementara Boboev sudah memberi sinyal jelas, satu nama lain, Dusan Lagator, masih menjadi tanda tanya. Hingga kini, gelandang bertahan asal Montenegro itu belum menunjukkan aktivitas perjalanan menuju Indonesia maupun bergabung dalam sesi latihan resmi PSM.
Dua nama anyar tersebut sejatinya sudah dikontrak manajemen PSM Makassar. Namun, keduanya belum terlihat dalam latihan resmi Pasukan Ramang lantaran proses administrasi yang sebelumnya terkendala sanksi FIFA.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, sebelumnya sudah memberi gambaran mengenai kebutuhan tim di bursa transfer paruh musim. Dalam konferensi pers jelang laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (1/2/2026), pelatih asal Ceko itu menegaskan bahwa PSM masih membutuhkan tambahan tenaga untuk menyeimbangkan skuad.
“Luka (Čumić) adalah salah satu pemain yang kami datangkan. Saya percaya kami masih berusaha mendatangkan dua pemain lagi,” ujar Trucha.
Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, pernyataan tersebut mengarah kuat pada Dusan Lagator dan Sherriddin Boboev, dua pemain yang diplot sebagai solusi atas ketimpangan komposisi tim.
Penyeimbang Skuad Pasukan Ramang
Trucha menekankan bahwa pemain baru yang didatangkan bukan sekadar pelapis, melainkan figur yang mampu menghadirkan keseimbangan permainan, terutama di tengah situasi performa PSM yang belum stabil.
“Seperti yang Anda sebutkan, kami mencari keseimbangan dalam tim. Dengan mendatangkan pemain-pemain baru yang bisa menyeimbangkan skuad,” katanya.
Dalam skema tersebut, Lagator dan Boboev dinilai sesuai dengan kebutuhan spesifik tim. Lagator diproyeksikan memperkuat sektor bertahan, khususnya sebagai jangkar atau pemain bertahan fleksibel. Sementara Boboev disiapkan sebagai opsi serbaguna di lini depan—dapat dimainkan sebagai striker, winger, maupun gelandang serang.
Kebutuhan Spesifik Tomas Trucha
Trucha secara terbuka memaparkan kriteria pemain yang dibutuhkannya. Untuk sektor belakang, ia mengincar pemain bertahan berkaki kanan yang memiliki fleksibilitas posisi.
“Kami sedang mencoba mendatangkan pemain bertahan berkaki kanan yang bisa bermain di kedua sisi, dan juga bisa digunakan sebagai gelandang bertahan,” jelasnya.
Selain itu, PSM juga masih mencari tambahan kekuatan di lini serang menyusul kepergian Lucas Dias. Trucha mengakui daya gedor timnya belum optimal.
“Sejak Lucas pergi, kami harus mencari pemain bertipikal menyerang. Bisa dimainkan di sayap, di tengah sebagai gelandang serang, atau bahkan striker,” ungkapnya.
Jika Boboev benar-benar tiba dan bisa segera beradaptasi, kehadirannya diharapkan memberi dimensi baru bagi serangan PSM Makassar. Sementara publik masih menanti kepastian kedatangan Dusan Lagator, yang perannya dianggap krusial untuk menopang keseimbangan lini tengah dan pertahanan.
Laga kontra PSBS Biak pun menjadi momentum penting—bukan hanya untuk memutus tren negatif, tetapi juga sebagai panggung awal wajah baru Pasukan Ramang di putaran kedua Super League.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)

