BEI Rapat Bareng MSCI Lagi, Janjikan Kebijakan Transparansi Saham Tuntas sebelum Akhir April 2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

BEI bersama KSEI dengan arahan OJK menyampaikan langkah tegas untuk memperkuat kredibilitas, integritas, dan transparansi pasar modal Indonesia.

BEI Rapat Bareng MSCI Lagi, Janjikan Kebijakan Transparansi Saham Tuntas sebelum Akhir April 2026. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan langkah tegas untuk memperkuat kredibilitas, integritas, dan transparansi pasar modal Indonesia.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan, BEI dan KSEI menindaklanjuti masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam pertemuan yang telah digelar secara daring dan membahas beberapa inisiatif.

Baca Juga:
Demutualisasi BEI Berpotensi Tarik Investor Asing Jadi Pemegang Saham

Pertama, perluasan keterbukaan data kepemilikan saham. Artinya, keterbukaan data kepemilikan saham tidak lagi terbatas pada kepemilikan di atas 5 persen.

"BEI akan menambahkan pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen yang disampaikan secara bulanan, guna semakin meningkatkan transparansi pasar," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga:
BEI Perketat Syarat IPO dan Listing, Cegah Lahirnya Saham Gorengan

Kedua, kata Kautsar, penyempurnaan klasifikasi investor dalam Single Investor Identification (SID) yang saat ini terdiri dari sembilan jenis investor.

Baca Juga:
Bareskrim Temukan Dugaan Manipulasi IPO PIPA, Ini Respons BEI  

KSEI akan berkolaborasi dengan pelaku pasar untuk menambahkan sejumlah data fields guna meningkatkan granularitas data. "Penyempurnaan ini akan dilakukan melalui penambahan 27 klasifikasi investor sebagai subkategori pada jenis investor Corporate (CP) dan Others (OT) dalam SID," kata dia.

Ketiga, peningkatan ketentuan minimum free float menjadi 15 persen. Hal ini sebagai kelanjutan dari upaya pendalaman pasar dan penyelarasan dengan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.

Baca Juga:
Dirut BEI yang Baru Ditetapkan Juni 2026

"Ketentuan minimum free float akan ditingkatkan dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Peningkatan tersebut akan diterapkan secara bertahap," ujar Kautsar.

Kautsar menyampaikan, seluruh inisiatif tersebut ditargetkan untuk dapat diselesaikan sebelum akhir April 2026.

Ke depan, BEI dan KSEI dengan arahan OJK, menegaskan komitmen untuk terus menjaga keterlibatan yang tepat waktu, proaktif, dan konstruktif dengan MSCI.

"Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan peningkatan nyata terhadap transparansi pasar serta semakin memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global," ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mobil Senggolan, Pria di Makassar Aniaya Pasutri: Kini Jadi Tersangka
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: BCA Gelar Expoversary 2026 di ICE BSD, Hadirkan Promo KPR hingga Kendaraan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang Kesal Transjakarta Lama Datangnya, Pramono: Musim Hujan!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Kupas Tuntas Arah Kebijakan Energi Prabowo di 2026
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengambilan Sumpah Adies Kadir Hakim MK 1-2 Hari, Arief Hidayat : Pak Adies Pindah Fungsi
• 11 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.