Jakarta, tvOnenews.com - Ramai diberitakan soal tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Bekasi, terdapat cacahan uang yang jumlahnya puluhan karung.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, setidaknya ada 21 karung berisi uang cacahan senilai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.
Belakangan terungkap bahwa uang yang sudah ditemukan dalam bentuk potongan kecil itu adalah asli.
Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni.
"Iya (uang asli)," kata Sumarni, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, pemilik lahan TPS liar, Santo, mengatakan secara berkala ada sebuah truk yang mengangkut cacahan uang tersebut.
Santo mengaku dirinya tak tahu isi dari sampah yang dibuang oleh truk tersebut hingga akhirnya terungkap bahwa itu adalah uang cacahan.
Menurutnya, truk yang mengirimkan sampah berupa cacahan uang tersebut sudah beroperasi selama enam bulan terakhir.
"Baru enam bulan, ada pecahan itunya (uang)," kata Santo, dikutip dari YouTube tvOne, Kamis.
Ia menjelaskan truk yang membawa cacahan uang itu tak setiap hari datang. Meski demikian, ia tak bisa memastikan waktu tepatnya truk itu datang.
"Jadi enggak setiap hari, sewaktu-waktu dia," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki alasan uang cacahan tersebut ada di TPS liar.
Usep mengungkapkan, sehari-hari warga di sekitar lokasi bekerja dengan mencari barang yang masih bisa digunakan dari tumpukan sampah tersebut.
"Lokasi (ini) adalah tempat pembuangan sampah yang tidak ada izinnya, karena lokasi ini adalah berbatasan dengan TPA Sumur Batu, yang di mana mayoritas warga setempat adalah penyortir dari sampah-sampah yang mempunyai nilai ekonomis," ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian sudah mengamankan sampel dari potongan uang berwarna merah dan biru tersebut untuk diperiksa di laboratoriu forensik. (iwh)




