Hasil Piala Asia Futsal 2026: Menang Dramatis atas Jepang, Indonesia ke Final!

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah menekuk Jepang dengan skor 5-3 di babak semifinal.

Timnas Futsal Indonesia menghadapi Jepang dalam semifinal Piala AFF Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Indonesia masih mempertahankan komposisi pemain starter yang berisi Ahmad Habibie, Rizki Xavier, Mochammad Iqbal, Firman Adriansyah, dan Israr Megantara.

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Benturan antara Firman dan pemain Jepang berujung tendangan bebas untuk Samurai Biru.

Peluang pertama didapatkan Jepang lewat tembakan Shoto Yamanaka yang bisa dihalau kiper Indonesia Habibie.

Indonesia balas mengancam via tendangan Israr yang melambung di atas gawang menerima umpan dari tendangan ke dalam.

Baca Juga

  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Jepang di Piala Asia Futsal 2026
  • Timnas U-17 Indonesia Panggil 28 Pemain untuk Persiapan Piala Asia U-17
  • Indonesia Ikut Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan 6 Negara

Dua peluang beruntun dicatatkan Jepang dengan tendangan jarak jauh. Beruntung salah satunya bisa ditepis Habibie dengan baik.

Pada 5 menit awal serangan Indonesia masih buntu karena pertahanan Jepang yang begitu rapat. Beberapa kali operan ke lini depan kurang akurat.

Yogi Saputra sempat melepaskan tembakan kencang dari sisi kiri penyerangan, namun upayanya masih bisa ditepis kiper Jepang Hiroshi Tabuchi.

Peluang itu harus dibayar mahal karena Yogi mengalami cedera lutut dan perlu dibantu tandu untuk keluar dari lapangan.

Tembakan kencang dari Iqbal pada menit keenam juga mengarah ke gawang meski bisa dimentahkan keluar garis gawang.

Jepang mengejutkan dengan tendangan keras Kokoro Harada yang untungnya hanya membentur tiang gawang pada menit kesembilan.

Syauqi Saud balas mengancam dengan kekuatannya hingga merangsek ke pertahanan Jepang, tapi kiper Tabuchi bisa membuang bola, sepakan Brian Ick memanfaatkan bola liar masih bisa diblok bek Jepang.

Publik tuan rumah bergemuruh pada menit ke-12. Samuel Eko membawa Timnas Indonesia memimpin 1-0.

Diawali tendangan penjuru, bola menghasilkan kemelut di kotak penalti Jepang. Samuel melepaskan tendangan kaki kiri sambil memutar. Kiper Tabuchi tak mampu menghalau bola tersebut.

Tertinggal 1 gol, Jepang meningkatkan tekanan dan mencatat 2 peluang melalui Ryuji Izu dan Yamanaka, keduanya belum mengubah kedudukan.

Alih-alih mencetak gol, pemain Jepang Tomoki Yoshikawa justru mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran di area pertahanan Indonesia.

Samuel Eko nyaris mencetak gol kedua saat babak pertama tersisa di bawah 1 menit, namun tendangannya bisa diamankan Tabuchi.

Pertahanan Indonesia masih solid hingga babak pertama berakhir. Garuda unggul 1-0 atas Jepang berkat gol Samuel Eko.

Memasuki babak kedua Jepang kembali menekan pertahanan Indonesia. Konsentrasi pemain Indonesia masih terjaga untuk menghalau serangan Jepang.

Indonesia justru menggandakan keunggulan pada menit ke-23. Berawal dari umpan silang Ardiansyah Nur, bola berbelok masuk ke gawang setelah membentur bek Jepang. Skor 2-0 untuk Tim Garuda.

Syauqi nyaris mencetak gol meneruskan umpan silang Rio Pangestu pada menit ke-27, hanya saja tendangannya tak tersentuh sempurna.

Permainan Jepang terbilang menurun pada babak kedua. Jumlah peluang berbahaya lebih sedikit dibandingkan interval pertama.

Di sisi lain Indonesia juga tak terlalu menyerang setelah unggul 2 gol. Iqbal dan kolega lebih banyak menunggu di area sendiri sambil menunggu Jepang membuat kesalahan.

Sayangnya kelengahan terjadi di lini belakang saat laga tersisa kurang dari 10 menit. Takehiro Motoishi menaklukkan Habibie dengan tendangan dari jarak jauh. Skor berubah jadi 2-1 masih untuk keunggulan Indonesia.

Firman mendapat peluang emas pada menit ke-32. Memanfaatkan kesalahan pertahanan Jepang, tendangan Firman ditepis oleh Tabuchi.

Konsentrasi Indonesia menurun jelang akhir laga. Jepang mampu memanfaatkan situasi untuk mencetak gol kedua.

Tendangan Shunta Uchimura mengenai Yogi Saputra sebelum masuk ke gawang sendiri. Skor berubah imbang 2-2.

Indonesia bangkit menggempur pertahanan Jepang dan keluar menyerang setelah skor setara.

Firman membawa Indonesia unggul lagi pada menit ke-38. Menerima bola pantul dari Samuel Eko, sepakan Firman meluncur deras tanpa bisa diantisipasi kiper Jepang.

Di sisa kurang dari 2 menit Jepang melakukan power play untuk kembali memaksakan hasil imbang. Indonesia bertahan total untuk mengamankan keunggulan.

Drama pun terjadi saat laga tersisa 39 detik. Wasit memberikan hadiah penalti untuk Jepang setelah Iqbal melakukan handball di kotak terlarang.

Shimizu Kazuya yang menjadi algojo mampu mengecoh Habibie dengan tendangan ke sisi kiri. Keadaan kembali seimbang, 3-3.

Kedudukan sama kuat bertahan hingga pertandingan usai. Laga pun harus dilanjutkan ke babak extra time 2x5 menit.

Pada paruh pertama babak tambahan kondisi fisik kedua tim terlihat mulai menurun. Banyak pemain Indonesia dan Jepang yang mengalami kram.

Kedua tim sama-sama mengalami kebuntuan meski Indonesia lebih dominan menguasai bola.

Gol yang diburu Indonesia akhirnya tiba pada menit terakhir extra time. Reza Gunawan menembak bola memanfaatkan kesalahan pemain Jepang.

Kembali tertinggal membuat anak asuh Kensuke Takahashi memainkan skema power play lagi. Namun sampai babak tambahan pertama Indonesia masih unggul 4-3.

Jepang keluar menyerang dengan mempercepat tempo permainan untuk membongkar pertahanan Indonesia pada awal babak tambahan kedua.

Power play kembali menjadi pilihan Jepang untuk mengungguli jumlah pemain outfield Indonesia. Pertahanan Indonesia dituntut konsentrasi tinggi agar tak kecolongan.

Strategi Jepang itu justru menjadi bumerang. Dewa Rizki berhasil mengintersep bola dan melepaskan tembakan akurat ke gawang yang sudah kosong. Indonesia menjauh 5-3 pada menit ke-47.

Wasit kembali memberi hadiah penalti untuk Jepang saat laga tersisa di bawah 2 menit. Habibie diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran. Namun kali ini Kazuya gagal menyelesaikan peluang emas tersebut setelah tembakannya melambung dari sasaran. 

Kemenangan Indonesia pun tak tergoyahkan hingga laga berakhir. Dengan hasil ini Indonesia akan menghadapi Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Siapkan 20 Unit TransJ Rute Blok M-Soetta, Pram Pastikan Tarif Tetap
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah siapkan 6 miliar dolar pendanaan bersama untuk padat karya
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Sinyal Ketua The Fed Baru Angkat Dolar AS
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adies Kadir Resmi Dilantik Jadi Hakim MK
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Kuota Jemaah Haji Kabupaten Cianjur Tahun Ini Turun Drastis hanya 74 Orang
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.