Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan melaksanakan gagasan Presiden Prabowo Subianto soal gentengisasi. Nantinya, gagasan tersebut akan dijalankan melalui program renovasi rumah rakyat.
Menurutnya, gentengisasi yang digagas Prabowo pada dasarnya sejalan dengan konsep bedah rumah yang sudah dijalankan pemerintah.
Advertisement
"Yang salah satu elemennya selain tentu yang lain-lain dibenahi, apakah sanitasinya, MCK-nya. Tapi juga kalau rusak atapnya diganti dengan genteng yang lebih baik," kata AHY kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2).
Ketua Umum Partai Demokrat menilai, gagasan gentengisasi merupakan gagasan yang baik. Selain baik dalam sisi kesehatan, juga menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak.
"Kalau seng, beliau (Prabowo) mengatakan biasanya lebih panas. Kemudian juga bisa korosi atau berkarat, dan lain sebagainya, ketahanannya, begitu ya," ujarnya.
AHY menilai, gentengisasi sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat dan serta indah.
Dia menyebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Menteri Pekerjaan Umum juga sudah mendapatkan arahan dari Presiden soal gagasan itu.
"Saya ingin terus mendorong juga dan tentunya mengkoordinasikan hal-hal yang perlu dikawal di lapangan," pungkasnya.
Sebelumnya, Prabowo telah mengungkapkan rencananya untuk meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI, yang salah satu programnya adalah gentengisasi.
Ia menyebutkan bahwa saat ini hampir semua desa dan kota di Indonesia menggunakan atap berbahan seng, yang mudah berkarat dan membuat penghuni rumah merasa kepanasan.
"Saya lihat, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita, maaf ya banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat," kata Prabowo dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).
Prabowo berpendapat bahwa Indonesia akan sulit menjadi indah jika semua atap rumah dan bangunan terbuat dari seng. Oleh karena itu, ia meminta agar semua atap di Indonesia menggunakan genteng.
"Maaf, saya tidak tahu ini dulu industri aluminium dari mana. Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng ya. Jadi ini gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi," jelasnya.
Menurutnya, harga alat pabrik genteng tidak mahal karena bahan bakunya berasal dari tanah yang dicampur dengan zat limbah lainnya. Hal ini membuat genteng menjadi ringan dan kuat untuk digunakan sebagai atap rumah.
"Alat-alat genteng itu, alat pabrik genteng itu tidak mahal. Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," ujar Prabowo.
Dia juga menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan dilengkapi dengan pabrik pembuatan genteng. Prabowo mengajak kepala daerah untuk mempercantik kotanya melalui proyek gentengisasi.
"Ini serius ya. Bupati wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, kecamatanmu indah, desamu indah," tuturnya.
Prabowo berharap agar di masa depan, atap rumah atau bangunan di Indonesia tidak terlihat berkarat. Ia menginginkan Indonesia menjadi tempat yang indah, kuat, bangkit, dan masyarakatnya bahagia.
"Karat itu lambang degenerasi. Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan," pungkas Prabowo.
Reporter: Merdeka.com/Nur Habibie



