Pengadilan Negeri Depok pada Kamis (5/2) malam tampak lengang. Di kawasan Kota Depok tersebut, hanya terlihat beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di sekitar pos penjagaan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Depok. Dalam operasi senyap tersebut, seorang hakim disebut turut diamankan.
Humas Pengadilan Negeri Depok, Andry Eswin, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai OTT tersebut.
Sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa proses OTT telah selesai sekitar pukul 20.00 WIB di lokasi yang tidak jauh dari PN Depok, tanpa merinci detail lebih lanjut.
Hingga malam hari, sejumlah awak media masih terlihat berada di sekitar Pengadilan Negeri Depok. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Pengadilan Negeri Depok terkait operasi tangkap tangan tersebut.
Di sisi lain, KPK sudah membenarkan menangkap hakim di Depok. "Suap perkara," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Kamis (5/2).
Fitroh membenarkan bahwa Hakim yang ditangkap berasal dari PN Depok. Ada barang bukti uang senilai ratusan juta rupiah yang diduga terkait perkara.
"Rp 850 juta," ucap Fitroh.




