Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan diseleksi melalui Panitia Seleksi (Pansel).
Sejauh ini, Purbaya mengaku tidak tahu siapa saja pihak-pihak yang akan mendaftar sebagai calon pimpinan OJK.
Dia pun menantang orang-orang jago untuk ikut dalam seleksi tersebut.
"Saya nggak tahu, ini kan belum dibuka Panselnya. Nanti begitu dibuka baru saya tahu siapa yang daftar. Jadi pada dasarnya sih kita biarkan saja yang jago-jago untuk bertempur di situ," kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026.
Purbaya sendiri ogah berandai-andai mengenai calon pimpinan OJK. Sebab, semua calon kata dia akan dilihat kemampuannya melalui tes yang digelar Pansel.
"Nanti kita lihat di Pansel kinerjanya seperti apa ketika dilakukan sesi tanya jawab maupun pengetesan pengetahuan mereka tentang pasar modal dan pasar finansial," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa proses panitia seleksi (pansel) Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026.
- ANTARA
Melalui pansel tersebut, pemerintah, kata dia, menargetkan Ketua OJK yang baru akan terpilih dalam waktu dua minggu.
OJK saat ini dipimpin sementara Friderica Widyasari Dewi. Dia ditunjuk untuk menggantikan Mahendra Siregar yang mundur dari jabatannya imbas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok.
"Ada, sudah kita mulai. Kita mulai prosesnya hari ini. Mungkin dalam waktu dua minggu, paling lambat kita punya Ketua OJK baru," kata Purbaya kepada wartawan, Selasa, 3 Februari 2026.
Purbaya memastikan, tidak ada arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait nama calon Ketua OJK.
"Tidak ada. Kita tunjuk aja berapa orang, karena kita mau secepat, seminggu, dua minggu harus ada ketua OJK baru yang definitif," tuturnya.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/2884114/original/073170400_1565957840-IMG-20190816-WA0015.jpg)


