Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas

merahputih.com
19 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Pameran seni yang berfokus pada medium kertas, Jakarta Art Papers, untuk pertama kalinya digelar pada 5–8 Februari 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.

Ajang seni rupa ini menghadirkan 28 galeri dari Indonesia dan berbagai negara Asia, dengan beragam presentasi karya yang menempatkan kertas sebagai medium utama.

Melalui pameran ini, penyelenggara berupaya menempatkan seni berbasis kertas sejajar dengan medium seni lain yang telah lebih dulu mapan.

Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap perkembangan global yang semakin memberi ruang khusus bagi praktik seni rupa berbahan kertas, baik dalam pekan seni, biennale, maupun pameran institusional yang merayakan nilai intelektual, materialitas, dan aksesibilitas medium tersebut.

Baca juga:

Art Jakarta Papers 2026 Siap Digelar, Soroti Karya Seni Berbasis Kertas

Seiring waktu, praktik seni kertas juga terus mengalami perkembangan. Direktur Artistik Art Jakarta sekaligus inisiator Art Jakarta Papers 2026, Enin Supriyanto menilai, eksplorasi seniman kontemporer kini telah melampaui bentuk konvensional seperti gambar di atas kertas atau media cetak, menuju pendekatan yang lebih beragam dan eksperimental.

Melalui Art Jakarta Papers, karya berbahan kertas tidak hanya diposisikan sebagai medium seni yang relevan secara historis, konseptual, dan ekonomi, tetapi juga diakui memiliki keunggulan dan karakteristik tersendiri dalam lanskap seni rupa.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, juga menyebut Art Jakarta Papers 2026 sebagai sebuah terobosan penting.

Hal itu mengingat untuk pertama kalinya bursa seni ini secara khusus menyoroti kertas sebagai medium utama. Ia menekankan, bahwa Indonesia memiliki keterkaitan historis yang kuat dengan kertas, mulai dari penggunaan daluwang sejak abad ke-7, manuskrip, wayang beber, hingga sketsa, ilustrasi, dan praktik seni kontemporer.

Baca juga:

Mengunjungi Pameran Simfoni Perjuangan: Mengubah Derap di Masa Perjuangan di Museum Sejarah Jakarta

Menurut Fadli, kekayaan ekspresi seni berbasis kertas mencerminkan karakter Indonesia sebagai negara dengan keberagaman budaya yang kuat.

Art Jakarta Papers 2026 menampilkan spektrum praktik tersebut, dari tradisi hingga pendekatan kekinian, serta memperlihatkan bagaimana satu medium yang sama dapat melahirkan ragam ekspresi lintas generasi dan latar budaya.

Pameran Art Jakarta Papers akan dibuka khusus untuk tamu undangan pada 6 Februari 2026 pukul 15.00–21.00 WIB. Sedangkan untuk publik, bakal dibuka pada 7–8 Februari 2026 pukul 11.00–21.00 WIB. Tiket pameran tersedia melalui situs artjakarta.com dengan harga Rp 150 ribu. (Far)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hyundai Bidik Raihan 2.000 SPK di IIMS 2026
• 50 menit lalubisnis.com
thumb
Jadi Tersangka KPK, Kepala KPP Banjarmasin Mulyono Akui Terima Uang
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Minta Nama Bandara Dulles & Penn Station Diganti Demi Anggaran
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, Begini Suasana Kantor Pengadilan Malam Ini
• 22 jam laludisway.id
thumb
Jelang Ramadan, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Bencana
• 40 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.