MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Kamis (5/2). MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi petani Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kedaulatan pangan dan mendukung kesejahteraan petani melalui pengelolaan usaha berbasis koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry memberikan apresiasi terhadap langkah SPI dalam memperjuangkan reforma agraria dan kedaulatan pangan. "Kami dari Kementerian Koperasi tentu akan mendukung, membina, mendampingi, bahkan membiayai kooperasi-kooperasi yang sudah berdiri di lingkungan SPI," katanya usai menandatangani MoU.
Ia menilai, kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian, tetapi juga menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kedaulatan pangan.
Baca juga : Rakornas 2026: Strategi Pusat-Daerah Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
"Kedaulatan pangan adalah tentang menghasilkan produk pertanian dari dalam negeri, bukan hanya mengandalkan impor. Ini adalah visi yang sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan,” tegas Ferry.
Sebagai langkah lanjutan dari MoU ini, Kemenkop juga akan mendorong agar kelompok-kelompok usaha yang belum berbentuk koperasi di bawah koordinasi SPI agar segera difasilitasi. Hal ini, kata dia, akan membuka peluang lebih besar bagi para petani untuk mengelola sumber daya yang ada secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Ketua Umum SPI Henry Saragih menambahkan, MoU ini adalah hasil komitmen SPI untuk mendukung dan mengembangkan Koperasi Petani Indonesia yang telah dibentuk sejak tahun 2017.
Baca juga : Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG
"Kami berharap dengan adanya Koperasi Petani Indonesia, kami dapat meningkatkan kehidupan petani di pedesaan dan tentu saja masyarakat Indonesia secara keseluruhan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Henry juga menegaskan komitmen SPI untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, sebagai prioritas strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.
Bahkan, dirinya juga mendorong mendorong agar anggota SPI turut menjadi bagian dari Kopdes Merah Putih. Henry meyakini, dengan bergabung menjadi anggota Kopdes Merah Putih, hal ini dapat memperluas jangkauan dan manfaat bagi para petani dan masyarakat di desa.
"Kami percaya bahwa dengan adanya kerja sama ini, kami bisa memperjuangkan kesejahteraan petani dengan lebih baik. Dan Kementerian Kooperasi siap membantu kami untuk mengembangkan lebih banyak koperasi di pedesaan," tandas Henry. (Fal/E-1)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494654/original/032609000_1770305564-20260205BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Jepang_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-41.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494541/original/006523900_1770295927-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-4.jpg)