Emiten Properti SMRA, DILD Cs Kompak Bidik Proyek MRT Lintas Timur–Barat

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah emiten properti tercatat menjajaki kerja sama pengembangan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Lintas Timur–Barat (East–West Line) yang direncanakan membentang hingga Balaraja, Banten.

PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan perluasan jalur tersebut akan memasuki tahap studi untuk Fase 2 rute Kembangan–Balaraja sepanjang sekitar 30 kilometer. Rencana ini menarik minat sejumlah pengembang yang memiliki kawasan di sepanjang koridor tersebut.

Berdasarkan data MRT Jakarta, pihak-pihak yang terlibat dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara lain PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) melalui PT Serpong Cipta Kreasi (Summarecon Serpong) dan PT Serpong Cipta Cahaya (Summarecon Tangerang), PT Alam Sutra Realty Tbk. (ASRI), PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), PT Intiland Development Tbk. (DILD) melalui PT Sinar Puspapersada, PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) melalui Metropolitan Karyadeka Development (Metland Cyber Putri), serta Paramount Enterprise International.

Melalui penjajakan awal ini, MRT Jakarta bersama para pengembang akan membentuk joint working group yang akan bekerja selama dua tahun ke depan. Kelompok kerja tersebut bertugas menyusun rencana pengembangan jalur Kembangan–Balaraja, termasuk aspek interkoneksi, integrasi kawasan, hingga kajian teknis dan bisnis.

Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Olivia Surodjo mengatakan keterlibatan perseroan masih berada pada tahap awal diskusi, khususnya terkait penempatan stasiun MRT di kawasan yang dilalui jalur tersebut. Menurutnya, dampak terhadap kinerja perseroan baru dapat diperhitungkan secara lebih jelas ketika proyek memasuki tahap pembangunan.

“MoU ini merupakan langkah awal diskusi mengenai penempatan stasiun MRT dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas interkoneksi kawasan. Belum ada angka investasi yang bersifat mengikat,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga

  • Siasat Emiten Properti BSDE, MTLA Cs Pacu Kinerja Kala BI Rate Tetap
  • Emiten Properti Optimalkan Insentif PPN DTP Hadapi Pelemahan Rupiah
  • Emiten Properti Hermanto Tanoko (RISE) Angkat Budi Agusti Jadi Dirut Baru

Hal senada disampaikan oleh Presiden Direktur Summarecon Agung Tbk. Adrianto P. Adhi. Ia menjelaskan bahwa nota kesepahaman tersebut mencakup kajian bersama pengembangan koridor Kembangan–Balaraja, meliputi aspek teknis, bisnis, legal, serta manajemen risiko.

“Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk joint working group untuk menyusun rencana kerja bersama dalam dua tahun ke depan,” kata Adrianto.

Sementara itu, Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi menyebut keterlibatan pengembang dalam proyek MRT ini bersifat jangka panjang dan berkaitan dengan upaya penataan kawasan di sepanjang koridor Timur–Barat. Menurutnya, integrasi transportasi massal akan memengaruhi pola pengembangan kawasan ke depan.

Direktur Paramount Land Chrissandy Dave menambahkan bahwa perseroan saat ini masih berfokus pada pengembangan kawasan komersial yang tumbuh seiring peningkatan aktivitas di wilayah sekitarnya. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh rencana tersebut tetap bergantung pada perkembangan dan realisasi proyek MRT ke depan.

Berdasarkan data Paramount Estate Management, pertumbuhan kawasan Maggiore sepanjang 2023 hingga 2025 mencapai 711%, dengan lebih dari 400 bisnis kuliner dan gaya hidup yang saat ini aktif beroperasi.

Dia menyebut strategi pengembangan ini sejalan dengan strategi adaptabilitas  di tengah masa penuh tantangan.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejari Taput Tetapkan Dua Tersangka Korupsi LPJU Dana PEN 2020
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Ramadhan 2026, Bisnis Ini Diprediksi Paling Dicari
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Saham MORA ARB Berjilid-jilid usai Pengumuman Merger dengan MyRepublic
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Bendera Parpol Masih Semrawut, Pemprov DKI Minta Sosialisasi
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.