Ledakan di Tambang Batu Bara Ilegal India, 18 Orang Tewas

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Setidaknya 18 orang tewas setelah sebuah ledakan menghancurkan tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut. Sementara sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka karena ledakan tersebut.

"Selama operasi penyelamatan, total 18 jenazah telah ditemukan dari lokasi ledakan," kata polisi setempat dalam sebuah pernyataan dilansir AFP, Jumat (6/2/2026).

Delapan orang lainnya terluka, kata Manish Kumar, pejabat tinggi di distrik East Jaintia Hills tempat ledakan terjadi. Tim penyelamat menggali puing-puing di lokasi untuk mencari tahu apakah ada penambang lain yang terjebak di dalam, tetapi operasi dihentikan saat matahari terbenam.

Baca juga: Lawan Dominasi China, AS Bentuk Blok Dagang Mineral Kritis

Kumar mengatakan itu adalah "tambang lubang tikus ilegal" dan bahwa pihak berwenang sedang menunggu personel dari badan manajemen bencana negara bagian dan federal untuk melanjutkan pencarian pada Jumat (6/2) pagi.

Tambang lubang tikus adalah lubang vertikal dalam yang digali sebagian besar di lereng bukit yang bercabang menjadi terowongan sempit untuk mencapai dan mengambil batu bara dan mineral lainnya.

Pengadilan lingkungan federal melarang penambangan lubang tikus di Meghalaya pada tahun 2014 setelah masyarakat setempat mengeluh bahwa praktik tersebut mencemari sumber air dan membahayakan nyawa. Namun, praktik ini masih banyak dilakukan di seluruh negara bagian, terutama di East Jaintia Hills.




(rfs/rfs)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Alasan Jangan Makan Pepaya Terlalu Banyak
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kasus PIPA hingga PADI Ditangani Bareskrim Polri, Ini Respons OJK
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Bocoran soal Dividen Interim Bank Mandiri, Bakal Dibagikan Lagi Tahun Depan?
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
KP2MI Segel Kantor PT Bumi Mas Indonesia Mandiri dan Jatuhkan Sanksi ke Dua Perusahaan Penempatan Pekerja Migran
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
• 19 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.