tvOnenews.com - Di tengah kesibukan pagi yang sering kali dipenuhi target, pekerjaan, dan rutinitas duniawi, banyak orang lupa bahwa ada satu amalan ringan namun penuh keistimewaan, yaitu shalat Dhuha.
Shalat sunnah ini kerap dianggap sepele karena tidak wajib, padahal jika dikerjakan secara istiqamah, dampaknya sangat besar bagi kehidupan seorang Muslim.
Tak sedikit orang hanya mengerjakan shalat Dhuha sesekali, ketika sempat atau saat sedang membutuhkan sesuatu.
Padahal, menurut para ulama, nilai shalat Dhuha justru terletak pada konsistensi dan keikhlasan.
Hal inilah yang kemudian dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu kajiannya.
Ia memaparkan betapa spesialnya shalat Dhuha jika dikerjakan secara rutin, sekaligus menjelaskan pembagian waktu Duha beserta keutamaannya.
- Pexels/michael burrows
Tiga Waktu Shalat Dhuha dan Keistimewaannya
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waktu shalat Dhuha tidak hanya satu, melainkan terbagi menjadi tiga bagian utama.
Masing-masing memiliki keutamaan dan fungsi tersendiri bagi yang mengerjakannya.
1. Awal Dhuha: Pahala Setara Haji dan Umrah
Waktu pertama adalah awal Dhuha, yang dimulai sekitar satu setengah jam setelah shalat Subuh.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dengan gambaran waktu yang mudah dipahami.
“Dhuha dibagi tiga, awal Dhuha itu kurang lebih satu jam setengah setelah shalat subuh. Subuh sekarang bisa setengah lima, maka 06.00 muncul awal Dhuha namanya syurug, jadi abis shalat subuh dzikir dulu Doa dulu dikir dulu belajar dulu tafsir dulu setelah itu muncul syurug, dia Shalat dua rakaat, itu pahala shalatnya senilai Haji dan umrah,” jelasnya.
Penjelasan ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan shalat Dhuha di awal waktu.
Setelah menunaikan Subuh, seorang Muslim dianjurkan untuk tetap berada dalam suasana ibadah dengan berdzikir, berdoa, dan menuntut ilmu.
Ketika matahari mulai terbit sempurna (syurug), lalu dilanjutkan dengan dua rakaat shalat Dhuha, maka pahala yang dijanjikan sangat luar biasa.
2. Pertengahan Dhuha: Pengganti Dzikir dan Penolak Musibah
Waktu kedua adalah pertengahan Dhuha, yang menurut Ustaz Adi Hidayat berada sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 pagi.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494654/original/032609000_1770305564-20260205BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Jepang_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-41.jpg)

