JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengembangan jalur MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja mulai memasuki babak baru.
Pihak PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi menyepakati penjajakan awal kerja sama dengan tujuh pengembang kawasan yang berada di sepanjang trase rencana proyek tersebut.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda), Farchad Mahfud.
Momen tersebut turut disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Banten Andra Soni, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.
Adapun tujuh pengembang yang terlibat dalam penjajakan ini adalah PT Serpong Cipta Kreasi (Summarecon Serpong), PT Alam Sutra Realty Tbk (Alam Sutera), PT Lippo Karawaci Tbk (LippoLand), PT Paramount Enterprise International (Paramount Land), PT Serpong Cipta Cahaya (Summarecon Tangerang), PT Sinar Puspapersada (Intiland Development Tbk), dan PT Metropolitan Karyadeka Development (Metland Cyber Puri).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai kerja sama ini sebagai langkah bersejarah dalam pengembangan transportasi massal lintas wilayah.
“Hari ini, kita mencatat sejarah penting melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten dalam pengembangan MRT. Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup pengembangan MRT Lintas Timur–Barat rute Kembangan–Balaraja antara PT MRT Jakarta dan para pengembang disekitar trase yang akan dikembangkan,” ungkap Pramono dalam siaran pers yang diterima KompasTV, Kamis (5/2).
Ia menekankan keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kepercayaan dan sinergi antarpihak.
“Jika apa yang ditandatangani hari ini dapat terwujud, ini akan menjadi sejarah yang tidak terlupakan. Sesuatu yang dimulai dari rasa saling percaya, saling menghargai, dan persahabatan. Saya yakin, kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi Jakarta dan Banten. Semoga proyek ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kawasan serta menegaskan peran Jakarta sebagai kota global,” tambahnya.
Banten Dorong Transportasi Massal Terintegrasi
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- mrt jakarta
- mrt kembangan balaraja
- transportasi massal
- pemprov dki jakarta
- pemprov banten
- pramono anung




:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-02/06/featured-bcdfbf72bb2fabd803d1f5db5bd73f4b_1770358566-b.jpg)