Bursa Eropa melemah tajam pada Kamis (5/2). Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga acuan tanpa memberikan sinyal jelas mengenai langkah kebijakan selanjutnya, sementara investor mencermati laporan keuangan perusahaan yang beragam dalam kawasan dari euro.
Dikutip dari Reuters, Stoxx 600 turun sekitar 1% ke 611,65. Ia mencatatkan penurunan terdalam dalam lebih dari dua tahun terakhir.
Baca Juga: Bursa Asia Melemah, Investor Bimbang Soal Kelanjutan Bubble Saham AI
ECB mempertahankan suku bunga di 2%. Hal itu sesuai dengan ekspektasi pasar dan memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter kemungkinan akan tetap stabil untuk beberapa waktu ke depan.
Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde mengatakan bahwa inflasi saat ini berada pada kondisi yang baik.
“Inflasi berada di posisi yang baik,” ujar Lagarde.
Namun demikian, inflasi inti blok euro tercatat mendingin lebih cepat dari perkiraan, diperburuk oleh penguatan nilai tukar euro terhadap dolar.
“ECB mengecilkan kekhawatiran terhadap penguatan euro baru-baru ini terhadap dolar karena bukan perkembangan baru dan sudah tercermin dalam proyeksi ekonomi mereka,” kata UBS Global Wealth Management Analyst, Kiran Ganesh.
Baca Juga: Lagi! Erwin Ciputra Lanjut Borong 1,4 Juta Saham CDIA
Saham Novo Nordisk merosot tajam setelah muncul laporan terkait Hims & Hers Health. Perusahaan Amerika Serikat (AS) itu akan meluncurkan versi tiruan obat penurun berat badan dengan harga perkenalan sebesar US$49.





