GenPI.co - Pengamat politik Rocky Gerung menilai investasi buruk selama 10 tahun pemerintahan Jokowi, harus ditanggung Presiden Prabowo Subianto.
Rocky Gerung awalnya menyinggung pertemuan sejumlah oposan dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.
“Setelah oposisi, pasti dapat posisi. Kemudian, menerangkan kepada publik mengenai isi pertemuan,” katanya dikutip dari Youtube miliknya, Jumat (6/2).
Dia mengungkapkan, setelah dua hari pertemuan, Presiden Prabowo Subianto berpidato di Sentul.
“Prabowo Subianto berpidato, (mengatakan) tidak boleh ada yang menghalangi pemerintah dalam upaya mencapai kemakmuran,” ujarnya.
Rocky Gerung menyampaikan pada ujung pidato itu, Prabowo meminta tidak boleh ada yang mencari gara-gara melalui kerusuhan.
“Di belakang uraian Presiden Prabowo Subianto, ada kecemasan mengenai kemungkinan demonstrasi,” tuturnya.
Dia menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini, menanggung semua investasi buruk selama 10 tahun kekuasaan Jokowi.
“Apakah IHSG drop kemarin gara-gara kebijakan Prabowo? Sinyalnya di situ. Tetapi, ini akumulasi dari pemalsuan dokumen, goreng-goreng saham selama 10 tahun,” ujarnya.
Rocky Gerung juga menyinggung rusaknya hutan di Sumatra, yang memicu bencana beberapa waktu lalu.
“Apakah hutan di Sumatra, hancur gara-gara 1 tahun pemerintahan Prabowo? Ya. Tetapi, itu akumulasi dari 10 tahun dibiarkan oleh Presiden Jokowi,” ucapnya. (*)
Simak video menarik berikut:



