Kronologi Siswa SD Diduga Bunuh Diri di NTT, Korban Disebut Sempat Mengeluh Kepalanya Sakit

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Tim petugas Sentra Efata Kementerian Sosial berdialog dengan keluarga dari anak Sekolah Dasar yang meninggal dunia dan diduga mengakhiri hidup di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/2/2026). (Sumber: ANTARA/HO-Humas Kemensos)

NGADA, KOMPAS.TV - Seorang siswa sekolah dasar (SD) berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengakhiri hidupnya sendiri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Elisius Kletus Watunggadha, menjelaskan kronologi korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026).

Elisius menuturkan, pada saat hari kejadian, korban dilaporkan tidak sekolah. Informasi tersebut diperoleh Elisius dari Kepala Sekolah korban bernama Maria Ngene.

Kemudian, lanjut Elisius, sekitar pukul 12.00 Wita, pihak sekolah menerima informasi bahwa anak tersebut ditemukan meninggal di depan gubuk nenek atau omanya.

"Pada saat kejadian, oma siswa tersebut tidak berada di tempat. Dari Informasi warga sekitar mengatakan bahwa pada hari Rabu, 28 Januari 2026, siswa tersebut ke rumah ibunya dan menginap di sana, sehingga omanya menginap di tetangga," kata Elisius dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTV pada Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan informasi dari ibu kandung dan nenek korban, Elisius menyebut siswa SD itu menginap di rumah ibunya pada Rabu (28/1/2026), lalu pada keesokan harinya atau Kamis (29/1) pagi korban menuju gubuk neneknya di kebun. 

"Sebelum ke sana, sang anak sempat mengeluh kepalanya sakit," ucap Elisius.

Baca Juga: Siswa Diduga Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku & Pena, Psikolog: Negara Ikut Bertanggung Jawab

Setibanya digubuk, korban tidak menemukan neneknya. Menurut Elisius, anak tersebut biasanya mencari neneknya setelah sampai di gubuk. Namun, kali itu korban tidak mencarinya.

"Sekitar pukul 08.00 Wita ada warga lewat, melihat siswa tersebut sedang duduk di depan gubuk dan menanyakan mengapa ia tidak sekolah. Siswa tersebut menjawab ia tidak ke sekolah karena kepalanya sakit," ujarnya.

Lalu, pada pukul 11.00 Wita, Elisius mengatakan sang anak ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga sekitar. 

Lebih lanjut, Elisius mengaku telah mengonfirmasi mengenai tulisan tangan siswa SD tersebut perihal pesan yang ditujukan untuk ibunya.

"Pihak Dinas telah mengonfirmasi terkait kecocokan tulisan tangan siswa tersebut yang dimuat di media sosial kepada pihak sekolah, dan dari kepala sekolah juga guru membenarkan bahwa tulisan tersebut adalah tulisan sang anak," ucapnya. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • siswa bunuh diri
  • siswa sd bunuh diri
  • ngada
  • ntt
  • dindikbud ngada
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seorang Lansia di Bengkulu Dianiaya Hingga Dilempari Batu oleh Tetangga
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Video: Masih Andalkan Konsumsi Warga, PDB RI Eksis di Level 5%
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Temui Perwakilan Aksi BPJS, Bupati Jeneponto Sampaikan Solusi Penanganan KIS Warga yang Nonaktif
• 15 jam laluterkini.id
thumb
Novel Tentang Blair Waldorf Akan Dirilis
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 56,3 Triliun pada 2025
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.