MerahPutih.com - Sedikitnya empat bangunan rusak dan tujuh orang terluka di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akibat gempa bumi Magnitudo 6,4 yang terjadi Jumat (6/2) dini hari tadi.
Gempa yang terjadi pukul 01.06 WIB itu berpusat di 89 km selatan Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 10 kilometer (KM) di bawah permukaan laut.
“Jumlah dampak yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul update pukul 03.45 WIB ada empat titik kerusakan,” kata Komandan Pusdalops PB BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, saat dikonfirmasi awak media.
Korban Luka Langsung Dilarikan ke RSMenurut dia, pendataan sementara BPBD Bantul menunjukkan kerusakan meliputi tiga rumah dan satu tempat ibadah. Kerusakan bangunan akibat gempa itu tersebar di empat kapanewon (kecamatan), yaitu Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan.
Pejabat BPBD Bantul itu menambahkan tujuh warga dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.
“RS PKU Muhammadiyah Bantul tiga orang, RSUD Panembahan Senopati tiga orang, dan lainnya satu orang,” ungkap Aka Luk Luk.
Data Masih Terus DiupdateBerbagai upaya telah dilakukan personel BPBD Bantul dalam merespons kejadian gempa itu, yaitu asesmen, pengamatan pasang surut air laut, penanganan medis, dan monitoring gempa susulan.
BPBD Bantul turut menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI), PSC 119, Sahabat Relawan Indonesia (SRI), rumah sakit, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kelurahan.
"Saat ini proses pendataan masih dilakukan, sehingga data dampak masih bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," tandas Aka Luk Luk.
Bantul merupakan salah satu wilayah rawan gempa karena berada di jalur subduksi selatan Jawa. Catatan historis menyebutkan gempa besar pernah mengguncang Bantul pada 2006 dengan Magnitudo 6,3 yang menewaskan lebih dari 5.700 orang. (*)





