FAJAR, JAKARTA – Jadwal final Piala Asia Futsal 2026 akan mempertemukan duel panas antara Indonesia vs Iran pada Sabtu (7/2/2026) mendatang. Menjelang partai puncak tersebut, pelatih Hector Souto menegaskan pasukannya tidak gentar meski menghadapi peringkat 5 dunia.
Kepastian laga perebutan trofi ini didapat setelah Timnas Futsal Indonesia mencatatkan kemenangan heroik atas Jepang di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026). Skuad Garuda berhasil melaju ke final pertama mereka sepanjang sejarah usai menumbangkan pemilik empat gelar juara tersebut dengan skor 5-3 melalui drama perpanjangan waktu.
Kini, rintangan terakhir Indonesia adalah Iran, tim paling sukses dalam sejarah futsal Asia dengan koleksi 13 trofi. Tim asuhan Vahid Shamsaee melaju ke final edisi 2026 setelah menyingkirkan Irak dengan skor 4-2.
Menanggapi tantangan besar melawan tim yang duduk di peringkat lima dunia tersebut, Hector Souto menunjukkan mentalitas baja. Ia menolak menyerah sebelum bertanding, meski banyak pihak lebih mengunggulkan Iran.
“Kalau menurut Anda mungkin trofi sudah milik Iran, silakan rayakan bersama mereka. Tetapi bagi saya, trofi itu masih harus diperebutkan,” ujar Souto dengan tegas saat menjawab keraguan jurnalis asing dalam konferensi pers pascalaga, Kamis (5/2/2026).
Strategi dan Pemulihan Kilat
Souto mengakui kualitas teknik dan keunggulan fisik para pemain Iran yang merupakan langganan Piala Dunia. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut optimistis dengan kemampuan strategi anak asuhnya yang akan didukung penuh oleh ribuan suporter tuan rumah.
“Tentu Iran punya pemain hebat dan fisik kuat, tetapi kami akan memainkan kartu kami. Jika mereka menang, kami ucapkan selamat. Jika kami menang, kami akan sangat bahagia dan menunjukkan bahwa kami juga tim yang kuat,” ungkap Souto.
Mengingat jadwal yang padat, fokus utama Timnas Indonesia saat ini adalah pemulihan fisik. Souto menekankan pentingnya pola istirahat yang cukup sebelum partai final dimulai.
“Hal terpenting sekarang adalah pemulihan pemain. Kami punya satu sesi latihan besok, tetapi fokusnya adalah terapi, nutrisi, dan tidur. Tanpa tidur yang cukup, sekitar 8 jam malam dan 2 jam siang, pemulihan akan sulit. Makan, tidur, latihan pemulihan, ulangi,” pungkasnya.
Peluang Indonesia Menang
Pertandingan final ini akan menjadi benturan dua gaya permainan yang sangat kontras. Ini berdasarkan performa kedua tim hingga babak semifinal.
Indonesia di bawah Hector Souto menunjukkan pertahanan yang sangat disiplin dan transisi serangan balik yang mematikan. Namun, Iran dikenal dengan agresivitas tinggi dan kemampuan individu pemain yang mampu mengubah keadaan dalam sekejap.
Bermain di Indonesia Arena menjadi senjata tambahan bagi Garuda. Dukungan masif suporter terbukti mampu meruntuhkan mental Jepang di semifinal, dan hal yang sama diharapkan terjadi saat melawan Iran.
Iran memang memiliki keuntungan dalam hal jam terbang internasional dan rotasi pemain yang stabil. Sebaliknya, Indonesia harus berpacu dengan waktu dalam hal pemulihan fisik setelah melalui laga melelahkan kontra Jepang. (*)
Bagi Anda yang ingin menyaksikan perjuangan Garuda mencetak sejarah baru, berikut adalah detail jadwalnya!
Laga: Indonesia vs Iran
Waktu: Sabtu, 7 Februari 2026
Pukul: 19.00 WIB
Tempat: Indonesia Arena, Jakarta





