Hanya Kroco, China Remehkan Aliansi Mineral Kritis Trump

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

China menentang langkah negara mana pun yang dianggap mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional melalui pembentukan aturan berbasis “kelompok kecil”, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dikutip dari Xinhua, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian mengkritik “aliansi mineral kritis” yang dibentuk oleh Amerika Serikat. Ia menyebut bahwa mereka hanyalah kelompok kecil yang menentang sistem perdagangan terbuka.

Baca Juga: China Jadi 'Biang Kerok' Trump Ogah Lanjutkan Perjanjian Senjata Nuklir Rusia-AS

"Menjaga lingkungan perdagangan internasional yang terbuka, inklusif dan saling menguntungkan merupakan kepentingan bersama seluruh negara," katanya.

Ia menegaskan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memainkan peran konstruktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan rantai produksi serta pasokan global, khususnya untuk mineral-mineral kritis yang semakin strategis bagi perekonomian dunia.

Sebelumnya, Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana pembentukan blok perdagangan preferensial bersama negara-negara sekutu untuk mineral kritis demi melawan dominasi terkait komoditas itu, yang dimiliki oleh China.

Baca Juga: Apa Itu Perjanjian Senjata Nuklir New START? Dimulai Barack Obama dan Berakhir di Donald Trump

Trump akan menetapkan harga acuan mineral kritis dalam setiap tahap produksi. Harga tersebut akan mencerminkan nilai pasar wajar dan berfungsi sebagai harga minimum bagi anggota zona perdagangan preferensial, yang dijaga melalui tarif yang dapat disesuaikan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BATC: Thalita Wiryawan Ditekuk Wakil Thailand Usai Duel Ketat 2 Gim
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Garangnya Hyundai Santa Fe XRT di IIMS 2026
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Teror Kekerasan di Sekolah Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan Intensif
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
10 Tahun Buron, Terpidana Kasus Penipuan Giro Rp 566 Juta Ditangkap di Solo
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Adies Kadir Enggan Tanggapi Kritik Publik soal Proses Cepat Dirinya Dipilih Jadi Hakim Konstitusi
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.