Komedian Sule mengungkap adanya dugaan hilangnya sejumlah dokumen penting dari safety deposit box milik almarhumah istrinya, Lina Jubaedah, yang tersimpan di sebuah bank.
Hilangnya dokumen tersebut pertama kali diketahui oleh anak kedua Sule, Putri Delina, saat mendatangi bank untuk mengurus aset peninggalan sang ibu. Namun, saat itu pihak bank menyampaikan bahwa isi kotak penyimpanan tersebut sudah diambil oleh pihak lain beberapa hari sebelumnya.
“Kalau safety box itu informasinya dari sopir almarhumah. Waktu itu Putri mau mengurus ke bank, tapi kata pihak bank sudah ada yang mengambil dua hari sebelumnya. Nah, berarti siapa yang mengambil?” ujar Sule kepada wartawan di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.
Sule mengaku heran karena akses safety deposit box seharusnya hanya bisa dilakukan oleh pemilik kunci atau pihak yang memiliki surat kuasa resmi. Ia pun menyayangkan hilangnya sejumlah dokumen yang menurutnya berkaitan dengan kepentingan anak-anaknya.
“Saya juga kurang paham kalau soal safety box. Harusnya ditanyakan ke pihak bank,” tuturnya.
Menurut Sule, di dalam safety deposit box tersebut terdapat beberapa dokumen yang disebut bukan merupakan bagian dari harta warisan Lina maupun milik Teddy Pardiana dan anaknya, melainkan milik putranya, Rizky Febian.
Salah satu dokumen yang disebut hilang berkaitan dengan aset bisnis kontrakan yang dibeli menggunakan dana pribadi Rizky Febian.
“Kalau memang ada surat yang hilang, ya dikembalikan saja. Suratnya ke mana? Termasuk surat kontrakan Iky. Karena itu bukan harta almarhumah, itu milik Iky, dari uang pribadi Rp 5 miliar,” kata Sule.
Karena itu, Sule meminta pihak yang mengambil dokumen tersebut untuk segera mengembalikannya. Ia juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum maupun moral apabila mengambil hak milik orang lain.
“Di safety box itu ada surat kos-kosan milik Iky. Ingat itu hak orang lain. Sudah, balikin dulu,” pungkasnya.





