TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi dan penulis lagu Tulus kembali menorehkan sejarah baru di industri musik Indonesia.
Pelantun “Hati-Hati di Jalan” ini resmi menjadi artis Indonesia pertama yang berhasil menembus angka 20 juta pengikut di platform streaming musik Spotify.
Pencapaian ini semakin menegaskan posisi Tulus sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di Tanah Air.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Tulus yang dikenal konsisten menghadirkan karya berkualitas sejak awal kemunculannya di industri musik.
Tak hanya soal jumlah pengikut, Tulus juga tercatat sebagai salah satu artis Indonesia dengan jumlah pendengar bulanan tertinggi di Spotify.
Konsisten Dominasi Streaming Sejak Awal Karier
Prestasi Tulus di Spotify bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Sejak beberapa tahun lalu, ia sudah menunjukkan performa luar biasa di platform streaming tersebut.
Pada 2019, Tulus bahkan menjadi artis Indonesia pertama yang berhasil mencapai 1 juta pengikut di Spotify, sebuah capaian yang kala itu dianggap sangat prestisius.
Seiring berjalannya waktu, popularitas Tulus terus meningkat. Ia beberapa kali dinobatkan sebagai artis lokal paling banyak didengarkan melalui Spotify Wrapped Indonesia, termasuk pada tahun 2019, 2022, dan 2023.
Dalam periode tersebut, lagu-lagu Tulus bahkan mampu bersaing dan melampaui popularitas sejumlah musisi internasional di pasar musik Indonesia.
Kesuksesan Tulus semakin melesat lewat album Manusia yang dirilis pada 2022. Album tersebut mendapat respons luar biasa dari penikmat musik Indonesia dan menjadi salah satu rilisan paling sukses dalam kariernya.
Lagu “Hati-Hati di Jalan” menjadi salah satu karya fenomenal dari album tersebut. Lagu ini tak hanya viral di berbagai platform digital, tetapi juga berhasil mencetak ratusan juta stream di Spotify.
Lirik yang emosional serta aransemen musik yang kuat membuat lagu ini begitu dekat dengan pendengar dari berbagai kalangan.
Selain Manusia, karya-karya Tulus sebelumnya seperti album Monokrom dan Sewindu juga turut menyumbang angka streaming yang fantastis.
Lagu-lagu seperti “Monokrom”, “Sepatu”, dan “Teman Hidup” masih terus diputar hingga kini dan menjadi bagian penting dari perjalanan musikal Tulus.
Daya Saing Kuat di Era Digital
Selain kualitas musikalitas, Tulus juga dikenal sebagai sosok musisi yang menjaga konsistensi dan integritas karya.
Ia jarang merilis lagu secara instan dan lebih memilih menghadirkan karya yang matang secara konsep maupun produksi.
Pencapaian 20 juta pengikut di Spotify menjadi bukti bahwa musik Indonesia memiliki daya saing kuat di era digital.
Tulus turut membuka jalan bagi musisi lokal untuk semakin percaya diri menembus pasar yang lebih luas.
Kesuksesan ini juga memperlihatkan bagaimana perubahan pola konsumsi musik melalui platform streaming mampu memperluas jangkauan karya musisi Tanah Air.
Dengan basis penggemar yang terus bertambah, Tulus diprediksi masih akan mencetak berbagai prestasi baru di masa mendatang.
Melalui konsistensi, kualitas karya, serta kedekatan emosional dengan pendengar, Tulus berhasil membuktikan bahwa musik yang tulus mampu bertahan lama dan terus relevan di tengah perkembangan industri hiburan yang sangat dinamis.




/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2025%2F02%2F06%2F3cef051f-9f54-406c-aba8-d1c6abf256e1_jpg.jpg)