Grid.ID - Menyiapkan hidangan untuk santap sahur Ramadan seringkali menjadi PR tersendiri bagi para ibu rumah tangga maupun anak kost. Rasa kantuk yang menyerang di dini hari membuat kita mendambakan menu yang raktis, namun tetap menggugah selera.
Nah, salah satu menu penyelamat yang wajib ada di kulkas adalah ayam ungkep. Hidangan ini dikenal sebagai comfort food serbaguna yang bisa diolah menjadi ayam goreng krispi atau ayam bakar dalam sekejap.
Bukan hanya soal rasa, mengonsumsi ayam saat sahur ternyata punya segudang manfaat kesehatan. Melansir dari Gramedia.com, daging ayam merupakan sumber protein tinggi yang sangat baik untuk manajemen berat badan dan kesehatan otot.
Seorang ahli nutrisi dari Amerika Serikat, Chris Mohr, mengungkapkan bahwa daging ayam memiliki profil nutrisi yang lengkap, khususnya protein. Dalam setiap 100 gram daging ayam, setidaknya terdapat 18 gram protein yang siap memenuhi kebutuhan tubuh.
Selain itu, menyantap daging ayam yang dibarengi dengan aktivitas fisik teratur dapat membantu meningkatkan massa otot, sehingga tubuh terasa lebih bugar saat menjalankan ibadah puasa.
Lantas, bagaimana caranya membuat stok ayam ungkep yang bumbunya meresap sampai ke tulang dan awet disimpan?
Sous Chef Hotel Aston Serang, Hermawan, membocorkan trik jitunya. Berikut 4 langkah mudah membuat ayam ungkep lezat untuk stok sahur, sebagaimana dirangkum dari acara peluncuran "60 Seconds to Seoul":
1. Teknik Mengolah Bumbu Dasar
Banyak orang yang langsung menghaluskan bumbu mentah begitu saja. Padahal, ada trik khusus agar bumbu lebih wangi dan sedap. Chef Hermawan menyarankan untuk menumis sebentar bahan-bahan bumbu sebelum dihaluskan.
Selain menghilangkan bau langu, cara ini ternyata mempermudah proses penghalusan.
"Bahan dasarnya kayak bawang merah, bawang putih, atau bumbu dasar kuning, terutama itu harus kita goreng dulu supaya lebih mudah diblender dan praktis," ungkap Hermawan.
2. Urutan Memasukkan Bumbu Tambahan
Jangan terburu-buru memasukkan semua penyedap rasa di awal. Menurut Chef Hermawan, urutan memasak sangat berpengaruh pada hasil akhir. Pastikan bumbu halus (putih atau kuning) sudah ditumis hingga matang dan harum terlebih dahulu.
Setelah itu, barulah tambahkan pelengkap aromatik seperti daun salam, serai, lengkuas, dan daun jeruk. Pada tahap ini, kamu juga bisa memasukkan garam, gula, kaldu ayam, atau penyedap rasa lainnya. Jika semua sudah masuk, barulah potongan ayam siap untuk diungkep.
3. Durasi dan Pengaturan Api
Kunci dari daging yang juicy dan bumbu yang meresap sempurna terletak pada durasi memasak. Sobat Grid tidak perlu memasaknya berjam-jam. Cukup ungkep ayam selama kurang lebih 15 hingga 20 menit sampai air menyusut dan warna daging berubah menjadi kuning cantik.
"Setelah itu bisa langsung diangkat dan bisa langsung digoreng," jelas Hermawan.
Jangan lupa, gunakan api sedang (medium heat). Penggunaan api sedang bertujuan agar pori-pori daging terbuka perlahan sehingga bumbu bisa masuk hingga ke bagian terdalam tanpa membuat bagian luar daging hancur.
4. Cara Penyimpanan yang Tepat
Setelah ayam matang, tiriskan dan biarkan hingga suhu ruang. Jangan pernah memasukkan makanan panas langsung ke dalam kulkas karena dapat merusak kualitas makanan dan suhu kulkas itu sendiri.
Simpan ayam dalam wadah kedap udara (airtight container) untuk menjaga kesegarannya. Chef Hermawan menyebutkan bahwa dengan cara ini, ayam ungkep bisa bertahan hingga tiga hari di kulkas bagian bawah (chiller).(*)
Artikel Asli




