FAJAR, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Jumat, 6 Februari 2026. Masyarakat yang berada di pesisir barat dan selatan Sulsel diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi sepanjang hari.
Pada pagi hari, kondisi cuaca diprakirakan berawan. Namun, potensi hujan ringan mengintai wilayah Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. Singkatnya, payung masih punya alasan untuk ikut berangkat kerja.
Memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang berpotensi meluas di hampir seluruh wilayah Sulsel.
Hanya Wajo, Bone, dan Sinjai yang diprakirakan relatif aman dengan kondisi berawan.
Pada malam hari, cuaca umumnya berawan, namun potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, serta Kepulauan Selayar.
Sementara pada dini hari, kondisi cuaca belum banyak berubah.
BMKG memprakirakan cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Enrekang, Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Kepulauan Selayar.
BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Selatan berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 65 hingga 100 persen.
Adapun angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 10 sampai 45 kilometer per jam.
BMKG Makassar juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir serta angin kencang, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan bagian selatan.
Selain itu, terdapat potensi risiko banjir dan tanah longsor di wilayah Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. (irm)





