Rupiah Melemah usai Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 sebesar 5,1 Persen

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.826 per Kamis, 5 Februari 2026. Posisi rupiah itu melemah 51 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 16.775 pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026.

Baca Juga :
Rupiah Melemah seiring Proyeksi Bank Dunia soal Iklim Usaha dan Investasi RI
Geger! 21 Karung Cacahan Uang Rupiah di Tempat Sampah Liar Bekasi, Diduga Asli

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 6 Februari 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 16.865 per dolar AS. Posisi itu melemah 23 poin atau 0,14 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.842 per dolar AS.

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 dilaporkan sebesar 5,11 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2024 yang sebesar 5,03 persen (yoy).

"Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan konsesus ekonom sebelumnya," kata Ibrahim dalam riset hariannya, Jumat, 6 Februari 2026.

Sepanjang 2025, berdasakan harga produk domestik bruto (PDB) atas harga berlaku sebesar Rp 23.821,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp 13.580,5 triliun.

Sedangkan dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan infokom. 

Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama ekonomi tahun lalu adalah konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Sepanjang tahun 2025, wilayah Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, konsensus ekonom dan analis memperkirakan kinerja ekonomi Indonesia 2025 hanya akan tumbuh paling tinggi 5,1 persen (yoy). Berdasarkan estimasi median (median estimate) dari perkiraan para ekonom dan analis yang dihimpun Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun lalu yakni sebesar 5,1 persen jelas berada di bawah target APBN yakni 5,2 persen.

"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.840- Rp 16.900," ujarnya.

Sebagai informasi, sebuah laporan media menyebutkan bahwa pembicaraan yang direncanakan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada hari Jumat dapat gagal. Namun kemudian pada hari itu, para pejabat dari kedua pihak mengatakan bahwa pembicaraan akan tetap berlangsung pada hari Jumat meskipun topik yang akan dibahas belum disepakati.

Baca Juga :
Rupiah Melemah meski PMI Manufaktur Januari 2026 Naik Imbas Tingginya Permintaan Pasar
Rupiah Menguat usai Laporan BPS soal Surplus Neraca Perdagangan RI di 2025
Rupiah Menguat seiring Upaya BI Perkuat Cadangan Devisa Jaga Stabilitas Ekonomi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Bakal Sampaikan Ini ke Polisi Terkait Penistaan Agama
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Beckham Putra Nugraha Gelar Meet N Greet Jelang Kompetisi Usia Dini
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kabar Bahagia dari Zayn Malik untuk Penggemar
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dukung Kemerdekaan RI, Australia Mitra Strategis dan Sahabat Lama Indonesia
• 6 jam laludisway.id
thumb
Winger PSIM Antusias Hadapi Laga Derbi Mataram Kontra Persis: Bukan Hanya Soal Menang
• 19 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.