TABLOIDBINTANG.COM - Zayn Malik membagikan kabar gembira untuk penggemarnya dengan mengumumkan perilisan album studio kelima bertajuk Konnakol. Album tersebut dijadwalkan rilis pada 17 April mendatang melalui Mercury Records dan disebut sebagai karya yang sangat personal serta telah lama ia persiapkan.
Pengumuman ini disampaikan tak lama setelah Zayn menuntaskan rangkaian residensi konsernya di Las Vegas. Ia mengaku merasa sangat beruntung bisa kembali dengan karya baru yang menghadirkan kembali warna musik yang pertama kali membentuk identitas karier solonya.
Single utama dari album Konnakol, berjudul "Die for Me", dijadwalkan meluncur pada Jumat (6/2) ini dan akan menjadi gambaran awal bagi pendengar mengenai arah musikal album tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi, Konnakol mengembangkan gaya musik yang pertama kali diperkenalkan Zayn melalui album debutnya yang memecahkan rekor, Mind of Mine, namun kali ini dibawa ke arah yang lebih matang dan bermakna.
Secara visual, proyek ini juga kental dengan unsur warisan budaya. Sampul album menampilkan sosok macan tutul salju, simbol yang lekat dengan Asia Selatan dan mencerminkan bagaimana latar belakang Zayn memengaruhi proses kreatif dalam album ini.
Isyarat tersebut sebelumnya telah diselipkan secara halus dalam pertunjukan residensinya di Las Vegas, di mana visual macan tutul salju muncul di akhir setiap konser sebagai Easter egg bagi para penggemar.
Menjelaskan makna judul sekaligus konsep album, Zayn mengatakan bahwa Konnakol secara harfiah berarti seni menciptakan bunyi perkusi dengan suara. Namun, bagi dirinya, istilah tersebut memiliki arti yang jauh lebih mendalam.
“Saya selalu menarik inspirasi dari warisan budaya saya sejak pertama kali membuat musik sendiri. Album ini merupakan perkembangan dari pemahaman itu—kini saya semakin mengenal siapa diri saya, dari mana saya berasal, dan ke mana saya ingin melangkah,” ujarnya.
Pengumuman album baru ini datang setelah keberhasilan konser residensi tujuh malam Zayn di Dolby Live at Park MGM yang berakhir pada 31 Januari lalu. Sepanjang pertunjukan tersebut, ia membawakan sejumlah lagu yang belum pernah dirilis, berdampingan dengan lagu-lagu favorit penggemar, sebagai penanda dimulainya era baru dalam kariernya.
Melalui Konnakol, Zayn memadukan refleksi masa lalu dengan evolusi artistik. Album ini menawarkan nuansa nostalgia dari awal perjalanan solonya, sekaligus menegaskan identitas yang kini semakin ia pahami—sebuah karya dari musisi yang merasa telah menemukan arah baru dalam perjalanan bermusiknya.


