Lampung Timur: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Jembatan Way Bungur yang berlokasi di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Kamis, 5 Februari 2026. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat, khususnya para pelajar yang harus menyeberangi sungai menggunakan getek akibat tidak berfungsinya jembatan tersebut.
Menteri Dody menyampaikan pemerintah hadir secara nyata dan komprehensif dalam merespons keluhan masyarakat yang telah menjadi perhatian publik nasional.
"Saya ke sini sesuai arahan Bapak Presiden. Saya ditelepon Bapak Seskab, karena Bapak Presiden memberikan atensi. Viral ini beliau tahu, dan pemerintah harus hadir secara komprehensif," kata Menteri Dody, dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.
Kementerian PU akan memfokuskan penanganan pada pengendalian luapan air sungai
Menteri Dody menegaskan komitmen Kementerian PU untuk bertindak cepat dan terukur dalam menangani permasalahan tersebut, baik dari sisi penanganan darurat maupun solusi jangka panjang. Menurut Dody, sebagai langkah awal Kementerian PU akan memfokuskan penanganan pada pengendalian luapan air sungai yang kerap menyebabkan banjir dan memperparah kerusakan infrastruktur.
"Pembersihan muara sungai dari sedimentasi atau lumpur menjadi prioritas agar tidak balik lagi ke muara sungai. Sekitar 10 kilometer panjangnya segera dibuat desain dan dibangun tanggul," kata Menteri Dody.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Jembatan Way Bungur. Foto: dok Kementerian PU.
Baca Juga :
Kemen PU Optimalkan Pembangunan 104 Sekolah RakyatSelain itu, Menteri Dody juga menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyusun perencanaan pembangunan Jembatan Way Bungur secara permanen agar dapat memberikan akses yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dia menjelaskan, persoalan di Desa Kali Pasir tidak hanya terkait pembangunan jembatan, namun juga berkaitan dengan kondisi sungai yang selama ini menjadi kendala. Menteri Dody menyebutkan proyek jembatan tersebut telah mangkrak selama bertahun-tahun akibat permasalahan hukum dan teknis.
"Ini sudah bertahun-tahun mangkrak, saya pikir hanya masalah jembatan, ternyata ada persoalan sungai juga. Jadi semuanya harus dibereskan," terang Menteri Dody.
Jembatan Way Bungur memperlancar aktivitas ekonomi warga
Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian PU, yang telah menjadikan pembangunan Jembatan Way Bungur sebagai salah satu prioritas penanganan.
"Keberadaan jembatan ini sangat strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, mobilitas masyarakat, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat," kata Bupati Ella.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, berkeadilan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.


