Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (6/2/2026). Simak kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.04 WIB, rupiah terkoreksi 0,18% ke posisi Rp16.872 per dolar AS hari ini. Pada saat yang sama, indeks yang mengukur kinerja dolar AS menguat 0,07% ke posisi 97,89.
Tidak hanya rupiah, sejumlah mata uang di Asia dibuka melemah terhadap dolar AS. Dolar Taiwan yang terkoreksi 0,06%, won Korea melemah 0,37%, yuan China melemah 0,04%, dan ringgit Malaysia melemah 0,22%.
Sebaliknya, baht Thailand bergerak menguat 0,13%, rupee India menguat 0,07%, peso Filipina menguat 0,06%, dolar Singapura menguat 0,09%, dan yen Jepang menguat 0,17% terhadap dolar AS.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi sebelumnya memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup melemah pada rentang Rp16.840—Rp16.900 per dolar AS.
Menurutnya, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah di pasar keuangan. Dari global, faktor konflik AS dan Iran menjadi sentimen. Pasar menantikan rencana pembicaraan antara AS dengan Iran, yang sebagian mengatakan rencana pertemuan tersebut gagal, tetapi para pejabat kedua negara memastikan pertemuan tetap sesuai agenda meski topiknya belum disepakati.
Baca Juga
- Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini (6/2), Dibanderol Rp16.872 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 6 Februari 2026
- Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Kamis, 5 Februari 2026
“Kedua pihak masih memiliki perbedaan pendapat yang besar mengenai apa yang seharusnya dibahas dalam pembicaraan tersebut,” kata Ibrahim, Kamis (5/2/2026).
Dia mengatakan, Iran sejauh ini terbuka untuk membahas program nuklirnya, termasuk pengayaan uranium, dengan negara-negara Barat, sementara AS juga ingin memasukkan rudal balistik Iran, dukungannya terhadap kelompok proksi bersenjata di sekitar Timur Tengah, dan perlakuannya terhadap rakyatnya sendiri.
Terlepas dari pembicaraan yang akan datang, ada kekhawatiran bahwa Presiden AS Donald Trump masih akan melaksanakan ancamannya untuk menyerang Iran, yang berpotensi menimbulkan konfrontasi yang lebih luas di wilayah yang kaya minyak tersebut.
Dari sisi moneter, pasar mengantisipasi The Fed yang lebih hawkish dan independen di bawah kepemimpinan Warsh. Pelaku pasar juga menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga Fed setelah jeda penurunan suku bunga Fed pada Januari 2026 dan penunjukan Warsh. “Pasar keuangan saat ini memperkirakan hampir 46% kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan Juni,” ujar Ibrahim.
Sementara itu dari adlam negeri, Ibrahim menyebut bahwa pasar mendapat sentimen positif dari realisasi pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 dilaporkan sebesar 5,11% secara tahunan (year on year/YoY).
Sementara itu, sepanjang 2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,03% YoY. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan konsensus ekonom sebelumnya.
Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI, Jumat (6/2/2026): Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.48 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.884 dan harga jual sebesar Rp16.904 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.747 dan harga jual Rp16.047. Lalu berdasarkan bank notes, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.747 dan Rp16.047.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.52 WIB masing-masing sebesar Rp16.881 dan Rp16.907 untuk e-rate.
Lalu untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp16.785 per dolar AS dan harga jual Rp16.985 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.03 WIB menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.860 dan Rp16.890 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas itu pada pukul 09.55 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.680 dan harga jual Rp16.980 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, Bank Mandiri menetapkan harga beli sebesar Rp16.600 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp16.900 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 09.50 WIB masing-masing sebesar Rp16.880 dan Rp16.900.
Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 09.50 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.730 dan harga jual Rp17.030. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.730 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.030 per dolar AS.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494609/original/048792100_1770300713-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_11.48.19.jpeg)