Ketum DNIKS Gus Choi: Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Daerah Belum Optimal

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah hak penyandang disabilitas di tingkat desa dan daerah belum terpenuhi secara optimal, termasuk hak penyandang disabilitas perempuan dan anak.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) A Effendy Choirie atau biasa disapa Gus Choi seusai peluncuran Buku Kalaidoskop DNIKS 2024-2025 kepada sejumlah wartawan di kantor DNIKS, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

BACA JUGA: Ketum DNIKS Gus Choi Berharap Program Kesejahteraan Sosial Jadi Prioritas Presiden Prabowo

Hadir dalam diskusi itu Wakil Ketua Umum DNIKS Rudi Andries, Zarman Syah, Sekretaris Badan Pakar DNIKS Manimbang Kahariyadi, Ketua DNIKS Loretta Kartikasari dan Agus Eko Cahyono.

BACA JUGA: Gerak Sehat 2025 DNIKS-DKI Jakarta, Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Harus Terus Diperjuangkan

Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNKIS) A Effendy Choirie atau biasa disapa Gus Choi (ketiga kiri) menyerahkan buku Kalaidoskop DNIKS 2024-2025 kepada Friederich Batari (Wartawan JPNN.com) saat acara silaturahmi di kantor DNIKS, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Foto: Humas DNIKS

Dalam kesempatan tersebut, Gus Choi menyebutkan terdapat puluhan hak penyandang disabilitas yang seharusnya dipenuhi.

BACA JUGA: NHM Peduli Bantu Dua Penyandang Disabilitas di Maluku Utara Kembali Bergerak & Berdaya

Namun, hingga kini masih belum terlaksana sepenuhnya di berbagai wilayah.

“Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pemangku kebijakan di tingkat daerah," ujar Gus Choi.

Dia mendorong peran pimpinan daerah, termasuk kepala daerah dan pemerintah provinsi untuk lebih aktif berkoordinasi guna memperkuat pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

“Koordinasi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diambil dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat bawah," paparnya.

Selain itu, pertemuan juga menekankan pentingnya penguatan organisasi dan kelembagaan agar isu disabilitas makin dikenal dan diperjuangkan secara luas.

Dari kondisi yang sebelumnya minim perhatian, diharapkan ke depan upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan masukan, termasuk terkait pengelolaan organisasi dan administrasi guna memastikan keberlangsungan program dan kegiatan yang berpihak kepada penyandang disabilitas.

Selain itu Gus Choi, juga menjelaskan sejumlah program DNIKS ke depan, antara lain akan menggelar Gerak Bakti Sosial (BAKSOS) 2026 Menyambut Bulan Ramadan, mulai dari Operasi Katarak, Donor Darah, Pembagian Pakaian Layak Pakai, Berbagi alat untuk Disabilitas.

Kegiatan Baksos tersebut berlangsung sejak 3 Oktober hingga 13 Oktober 2026.

Lalu, ada nonton film bersama disabilitas pada 10 Pebruari 2026 di Cinépolis Metro Kebayoran Mall.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
YLKI Kirim Surat ke Kemensos soal Penonaktifan BPJS PBI
• 35 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Kakorlantas Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan Malang, Pastikan Kesiapan Mudik 2026
• 4 jam laludetik.com
thumb
Zhang Youxia Mendapat Dukungan Para “Sesepuh Politik” Memicu Kemarahan Xi, Tokoh Abu-abu Zhang Shengmin Berbalik Melawan
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Menkop tegaskan Kopdes siap produksi genteng sesuai arahan Prabowo
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Adies Kadir Tiba di Istana Jelang Pengucapan Sumpah Jadi Hakim MK
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.