Menkop tegaskan Kopdes siap produksi genteng sesuai arahan Prabowo

antaranews.com
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) siap memproduksi genteng sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama di daerah yang memiliki potensi bahan baku tanah liat.

"Iya bisa (produksi genteng), kita pokoknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa, siap bikin genteng, apa susahnya?," kata Ferry ditemui usai Penandatanganan MoU antara Kementerian Koperasi dengan Serikat Petani Indonesia (SPI) tentang Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, produksi genteng dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan usaha Kopdes Merah Putih apabila terdapat potensi kerajinan di wilayah setempat, sekaligus mendorong tumbuhnya industri kecil berbasis masyarakat.

Ia menjelaskan koperasi desa tidak harus selalu memulai dari awal, tetapi dapat bermitra dengan para perajin genteng yang telah ada untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas pemasaran.

Melalui pola tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan berperan sebagai penggerak usaha, baik dalam produksi maupun distribusi, sehingga produk genteng dapat dipasarkan lebih luas melalui jaringan koperasi.

Kendati demikian, menurut Ferry, rencana gentengisasi masih merupakan wacana yang disampaikan Presiden, sehingga tindak lanjut teknis maupun skema pelaksanaannya masih akan dibahas lebih lanjut.

Terkait pembiayaan, Kementerian Koperasi belum melakukan pembahasan khusus mengenai skema pendanaan, namun pemerintah menyatakan kesiapan untuk mendukung apabila program tersebut direalisasikan.

Ia menilai produksi genteng bukan hal baru di berbagai daerah, sehingga Kopdes Merah Putih berpeluang memanfaatkan potensi yang sudah ada guna memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan usaha masyarakat.

"Karena genteng dari dulu di daerah-daerah juga banyak. Itu kan perusahaan seng aja tuh lawannya. Gitu aja," katanya.

Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau "gentengisasi" sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/1), Presiden mengatakan bahwa penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.

Menurut dia, hal itu tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional itu, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai ujung tombak produksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Airlangga: Demutualisasi BEI Pakai 2 Tahap, IPO dan Private Placement
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kalau Boleh Jujur, Manchester United yang Kini Gacor Diprediksi Bakal Finish di Posisi Ini
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Dua Hari Tak Balas-balas WA, Pria di Bekasi Ditemukan Tewas di Kosan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Ibu Jurnalis AS Savannah Guthrie Dilaporkan Hilang di Tucson
• 9 jam laludetik.com
thumb
Albanese: Hubungan Indonesia-Australia Kini Sahabat Dekat
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.