PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
IDXChannel - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.
ELPI bakal menerbitkan maksimal 2,03 miliar saham baru dalam rights issue tahap satu tersebut. Jumlah saham tersebut setara dengan 27,39 persen dari total saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan.
Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo mengatakan, perseroan telah menyiapkan strategi yang komprehensif demi memastikan penyerapan saham hasil rights issue. Kondisi ini mengingat besarnya ukuran rights issue yang direncanakan perseroan.
"Hingga saat ini, minat pasar terhadap rencana kami cukup positif, dan manajemen optimistis saham yang diterbitkan dapat terserap dengan baik," katanya dalam Public Expose Insidentil, Kamis (5/2/2026).
Wawan mengatakan, dengan rights issue ini, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari 7,41 miliar saham menjadi 9,44 miliar saham.
"Perubahan ini mencerminkan penguatan struktur permodalan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi ELPI untuk mendukung pertumbuhan usaha ke depan," ujarnya.
Terkait potensi pembeli siaga (standby buyer) dari pihak luar, ELPI membuka peluang yang lebih luas, baik mitra domestik maupun internasional. Saat ini, kata Wawan, perseroan telah menjalin kerja sama di beberapa proyek internasional seperti di Malaysia.
"Ke depan, terdapat pula sejumlah potensi kemitraan strategis lainnya, baik di sektor offshore maupun non-offshore, namun belum dapat diungkapkan lebih lanjut karena masih dalam tahap penjajakan dan perjanjian kerahasiaan," ujarnya.
Selain itu, ELPI juga belum dapat mengungkapkan perkiraan harga pelaksanaan rights issue. Yang jelas dana hasil aksi korporasi itu akan dipakai untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk penambahan dan optimalisasi armada, meningkatkan utilisasi, serta memperkuat daya saing operasional perseroan.
"Seluruh langkah tersebut pada akhirnya akan diarahkan untuk memperkuat struktur usaha ELPI secara berkelanjutan. Sebagai gambaran, salah satu armada terbaru ELPI bahkan telah memperoleh kontrak segera setelah peluncuran, yang menunjukkan kesiapan operasional dan potensi pertumbuhan ke depan," ujarnya.
Sebagai informasi, ELPI baru-baru ini mengumumkan pembelian satu unit kapal crew boat senilai Rp38 miliar. Kapal dengan naam JAWARA 3401 memiliki bobot tonase kotor 181 GT dengan panjang 33,7 meter dan lebar 2,8 meter serta LOA 34,16 meter.
(Rahmat Fiansyah)




