AS Akan Bahas Perjanjian Nuklir Baru Pengganti New START dengan Rusia

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Washington DC -

Gedung Putih mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana melanjutkan negosiasi dengan Rusia mengenai penyusunan perjanjian baru, untuk menggantikan perjanjian nuklir New START yang berakhir masa berlakunya pada 5 Februari kemarin.

"Presiden (Trump) menginginkan para ahli nuklir kita mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan dimodernisasi yang dapat bertahan lama di masa depan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, seperti dilansir TASS, Jumat (6/2/2026).

"Dan itulah yang akan terus didiskusikan oleh Amerika Serikat dengan Rusia," tegasnya.

Perjanjian New START, singkatan dari Strategic Arms Reduction Treaty, membatasi jumlah rudal balistik antarbenua (ICBM) dan rudal-rudal lainnya, serta hulu ledak nuklir, yang bisa dikerahkan oleh Rusia dan AS.

Baca juga: Trump Desak Perjanjian Nuklir Baru dengan Rusia, Versi Lama Disebut Buruk

Perjanjian itu ditandatangani tahun 2010 oleh Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang menjabat pada saat itu. Perjanjian ini awalnya berlaku selama 10 tahun dan berakhir pada Februari 2021, sebelum diperpanjang selama 5 tahun oleh mantan Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Rusia telah menawarkan perpanjangan satu tahun untuk perjanjian tersebut pada September tahun lalu. Trump sempat mengatakan tahun lalu bahwa tawaran itu "terdengar seperti ide yang bagus". Namun, Kremlin tidak pernah menerima jawaban resmi dari AS.

Tanpa ada kesepakatan kedua negara untuk memperpanjangnya, maka perjanjian nuklir itu resmi berakhir pada Kamis (5/2) waktu setempat.




(nvc/idh)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Walkot Semarang Resmikan TPS Bugen, Olah Sampah Sisa MBG Jadi Maggot
• 12 jam laludetik.com
thumb
Harga Emas Antam Turun Rp100 Ribu Jadi Rp2,856 Juta
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Soekarno Run 2026 Resmi Luncurkan Jersey dan Medali di GBK, Targetkan 10 Ribu Pelari
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
PKB Bulat Dukung Prabowo Dua Periode, Cawapresnya Masih Misteri!
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Partisipasi Kuliah Indonesia Masih 32 Persen, Wamendiktisaintek Dorong Perluasan Akses
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.