Toyota Tunjuk Kenta Kon Jadi CEO Baru Gantikan Koji Sato

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Raksasa otomotif Jepang, Toyota, menunjuk Kenta Kon sebagai chief executive officer (CEO) baru.

Toyota Tunjuk Kenta Kon Jadi CEO Baru Gantikan Koji Sato. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Raksasa otomotif Jepang, Toyota, menunjuk Kenta Kon sebagai chief executive officer (CEO) baru.

Dilansir dari AFP pada Jumat (6/2/2026), pergantian kepemimpinan ini bertujuan untuk

Baca Juga:
Toyota Klaim Veloz Hybrid Sudah Miliki TKDN 65 Persen

mempercepat proses pengambilan keputusan.

Kon sebelumnya menjabat sebagai chief financial officer (CFO) di Toyota. Dia akan menggantikan Koji Sato sebagai CEO mulai 1 April.

Baca Juga:
Saham Toyota Industries Capai Rekor Tertinggi Usai Dapat Tawaran Akuisisi Bernilai Besar

"Perubahan peran ini dimaksudkan untuk mempercepat pengambilan keputusan manajemen sebagai respons terhadap perubahan lingkungan internal dan eksternal," kata Toyota dalam sebuah pernyataan.

"Langkah ini juga akan membantu membangun struktur yang memungkinkan Toyota untuk sepenuhnya menjalankan misinya berkontribusi kepada masyarakat melalui industri," katanya.

Baca Juga:
Toyota Luncurkan 3 Mobil Hybrid Baru di IIMS 2026, Intip Daftar Harganya

Pengumuman ini datang ketika perusahaan memperkirakan laba bersih sebesar 3,57 triliun yen untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret, turun 25,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya tetapi naik estimasi awal sebesar 2,93 triliun yen.

"Meskipun terdapat dampak negatif dari tarif Amerika Serikat (ASk yang baru muncul pada tahun fiskal ini, kami telah meredam penurunan laba dengan menerapkan pengurangan biaya dan upaya pemasaran," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Penjualan diperkirakan akan naik 4,1 persen year-on-year menjadi 50 triliun yen, sedikit naik dibanding estimasi sebelumnya.

Laba operasional diperkirakan mencapai 3,8 triliun yen, juga naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,4 triliun yen.

Namun, Toyota mengatakan bahwa pada kuartal September-Desember, laba bersih dan laba operasional turun meskipun penjualan meningkat, sebagian besar karena dampak tarif yang meningkatkan pengeluaran. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Pemotor Pelajar Tewas Tabrak Truk
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
BPS Beberkan Penyebab Kenaikan Garis Kemiskinan, Beras dan Rokok Teratas
• 20 jam lalueranasional.com
thumb
KPK Periksa Rini Soemarno dan Eks Dirjen Migas sebagai Saksi Kasus Gas PGN-IAE
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
PM Albanese: Hubungan RI-Australia Lebih dari Mitra, Kita Sahabat Dekat
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.