KPK Ungkap Ada Tren Emas Jadi Alat Suap: Barang Kecil tapi Nilainya Besar

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu (kiri) bersama Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (kanan) saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam. KPK mengungkapkan adanya tren penggunaan emas sebagai alat suap dalam perkara tindak pidana korupsi. (Sumber: ANTARA/Rio Feisal)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya tren penggunaan emas sebagai alat suap dalam perkara tindak pidana korupsi.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, menyebut emas kerap menjadi salah satu barang yang digunakan karena ukurannya yang kecil namun bernilai tinggi.

"Tren harga emas yang dalam beberapa bulan terakhir terus meninggi, menanjak. Tentunya ini menjadi daya tarik bagi orang atau pihak yang akan, atau yang memiliki kepentingan dengan barang kecil tetapi nilainya besar,” ungkapnya, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Kasus Importasi Barang, KPK Duga Pegawai Bea Cukai Siapkan Safe House Simpan Uang dan Emas

“Barang yang digunakan untuk memberikan suap itu biasanya adalah barang-barang yang ringkas, kecil, tetapi nilainya besar."

Ia menyebut pihaknya beberapa kali mengamankan barang bukti emas dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Terbaru, KPK menyita emas seberat 5,3 kg senilai Rp15,7 miliar dalam perkara suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai.

"Begitu pun juga dengan emas, memang betul trennya seperti itu ya, tentunya dengan beberapa kali kita melakukan mendapatkan barang bukti pada saat tertangkap tangan ini berupa emas, ya kita juga jadi aware gitu ya seperti itu," ujarnya.

Selain emas, ia menyebut mata uang asing juga kerap menjadi alat suap pada kasus korupsi.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kpk
  • emas
  • kasus korupsi
  • alat suap
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sugiono Minta Maaf Atribut HUT Gerindra Ganggu Publik, Janji Segera Dicopot
• 1 jam lalukompas.com
thumb
5 Pemain Keturunan Ngaku Siap Bela Timnas Indonesia, Ada yang Main di Arsenal dan Como
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Saudara Kepala Intelijen Israel Didakwa Selundupkan Rokok ke Gaza
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasar Global Terpolarisasi di 2026, Sektor Mana Jadi Pemenang?
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.