Pembunuhan di Warakas Jakut, Pelaku 2 Kali Cekoki Ibu dan Anak dengan Racun

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kasus keracunan ibu dan dua anak di Warakas, Jakarta Utara (Jakut), ditetapkan sebagai kasus pembunuhan berencana. Polisi membeberkan cara pelaku menghabisi anggota keluarganya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz mengatakan tersangka melakukan dua proses saat menghabisi nyawa ibu dan dua saudaranya. Pertama, tersangka membuat korban pingsan terlebih dulu dengan racun tertentu.

"Proses pertama membuat korban pingsan dengan racut tertentu," kata Erick di Polres Metro Jakut, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Setelah pingsan, pelaku mencekoki ibu dan anaknya dengan racun lain. Racun yang digunakan yaitu racun tikus atau zinc phosphide yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

Terungkap, Satu Keluarga yang Tewas di Warakas Ternyata Dibunuh Anak Korban
"Setelah dipastikan belum meninggal dunia, tersangka menyendokkan racun lagi ke mulut korban. Di sini kita lihat pelaku memang sudah merencanakan," ungkap Erick.

Salah satu korban kasus pembunuhan di Warakas, Jakut. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.

Dalam kasus ini, tiga korban meninggal dunia yakni Siti Solihah, 52, Afiah Al Adilah Jamaludin, 27, dan Adnan Al Jabrar Jamaludin, 13. 

Sementara tersangka sebelumnya sempat ditemukan selamat di lokasi kejadian. Tersangka kemudian menjalani perawatan medis dan pemeriksaan jiwa.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tanggapi Pidato Presiden, Pengamat: Legitimasi Lahir dari Konsistensi Kebijakan dan Perbaikan Nyata
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
AFC FUTSAL ASIAN CUP 2026: Menang Dramatis 5-3 atas Jepang, Indonesia Melaju ke Final
• 19 jam lalumerahputih.com
thumb
Gerindra Berkomentar soal Wacana Duet Prabowo–Zulhas di Pilpres 2029: Anggap sebuah Doa
• 44 menit lalutvonenews.com
thumb
Danamon dan Adira Finance Didukung MUFG Kembali Hadir untuk Tahun Kelima di IIMS Jakarta 2026
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dukung Kesejahteraan Personel, Bank BJB Kelola Tukin TNI AU
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.