FAJAR, JAKARTA – Plot twist terjadi di lantai bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Alih-alih ke Persib Bandung, kiper naturalisasi Cyrus Margono dilaporkan dalam detik-detik akhir merapat ke Persija Jakarta.
Macan Kemayoran bergerak agresif di deadline day demi mengamankan tanda tangan penjaga gawang keturunan Indonesia-Iran tersebut sebelum jendela transfer ditutup Jumat (6/2/2026) malam.
Persija Jakarta benar-benar memanfaatkan waktu tersisa sebelum pukul 23.59 WIB. Setelah sukses mendaratkan deretan pemain bintang seperti Shayne Pattynama hingga Mauro Zijlstra, manajemen Persija ternyata belum puas.
Cyrus Margono muncul sebagai kandidat kuat yang akan segera diumumkan ke publik.Kabar ini sekaligus menepis rumor yang sempat mengaitkan sang kiper dengan Persib Bandung.
Informasi perpindahan ini diperkuat oleh laporan akun-akun pemerhati transfer sepak bola nasional. “Jelang ditutupnya bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, Persija Jakarta dikabarkan bakal mendatangkan kiper naturalisasi Cyrus Margono. Margono sebelumnya bermain di Liga Siprus. Patut kita tunggu dalam beberapa jam ke depan,” tulis akun Media Persija.
Status Bebas Transfer dan Rekam Jejak di EropaCyrus Margono datang dengan status free agent setelah berpisah dengan klub kasta tertinggi Liga Siprus/Kosovo, KF Dukagjini, per 1 Januari 2026.
Selama berkarier di sana, kiper berusia 24 tahun ini menunjukkan performa yang cukup solid dengan mencatatkan 12 penampilan di putaran pertama.
“Deadline Day. Persija Jakarta kabarnya bakal mendatangkan Cyrus Margono,” tulis akun Instagram @liga_dagelann pada Jumat (6/2/2026).
Kehadiran Cyrus diprediksi akan memberikan persaingan sehat di bawah mistar gawang Persija yang saat ini masih dihuni oleh dua kiper senior, Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa.
Persija Butuh Cyrus Margono?
Keputusan Persija Jakarta untuk mengejar Cyrus Margono di menit-menit akhir bursa transfer memicu beberapa hal menarik.
Ini terkait regenerasi penjaga gawang. Saat ini, dua kiper utama Persija, Carlos Eduardo (33) dan Andritany (34), sudah memasuki usia senja bagi pesepakbola profesional.
Cyrus Margono yang baru berusia 24 tahun adalah investasi jangka panjang yang sangat logis untuk menjamin masa depan lini pertahanan Macan Kemayoran.
Meski memiliki pengalaman berkompetisi di Yunani dan Kosovo, Cyrus memegang paspor Indonesia. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi Persija karena mereka mendapatkan kiper dengan skill standar Eropa tanpa harus mengurangi kuota pemain asing.
Persija nampaknya tidak ingin berjudi di putaran kedua. Dengan persaingan Super League yang semakin ketat, memiliki tiga hingga empat kiper berkualitas tinggi (Eduardo, Andritany, dan Cyrus) adalah langkah antisipatif terhadap risiko cedera atau penurunan performa.
Keberhasilan membajak perhatian Cyrus dari rumor klub rival (Persib) memberikan suntikan motivasi bagi pendukung Jakmania di media sosial. Ini sekaligus membuktikan kekuatan finansial dan daya tarik proyek olahraga Persija musim ini. (*)





