Sepanjang Jalan Veteran, Kota Medan, banyak dijumpai lubang-lubang kecil maupun yang besar. Lubang-lubang itu menjadi ancaman bagi pengendara karena bisa menyebabkan kecelakaan.
Pantauan kumparan, Jumat (6/2), banyak lubang di jalan yang sudah cukup parah dan tergenang air. Jalan tersebut hampir sudah menyatu dengan tanah dan aspalnya yang mulai menipis.
Para pengendara melintas dengan kecepatan rendah untuk menghindari kecelakaan.
Beberapa jalan berlubang tersebut ditimpa dengan tanah dan kerikil untuk mengurangi kedalaman lubang dan ada beberapa lubang yang dibiarkan bolong.
Adit Prasetyo (28), salah satu warga sekitar merasa resah dengan jalan rusak yang berada di depan rumahnya. Ia mengatakan, banyak pengendara motor yang jatuh dan terluka karena melintas jalan yang berlubang tersebut.
"Sudah beberapa kali orang sudah jatuh karena jalannya berlubang parah begitu. Sudah bolak-balik kita kasih tahu sama Kepala Lingkungan (kepling) atau yang lain, tidak diperbaiki sama sekali," kata Adit saat berbincang-bincang dengan kumparan, Jumat (6/2).
Ia menuturkan, pengendara motor banyak yang luka-luka karena terjatuh di jalanan berlubang itu.
"Kalau korban jiwa tidak ada, cuma kecelakaan parah. Hampir tiga, empat orang ada (jatuh)," ujar Adit.
Adit juga merasa resah dikarenakan banyak debu polusi yang berterbangan akibat jalan rusak yang sudah hampir nyatu dengan tanah. Adit mempunyai anak dan khawatir bisa mengganggu pernafasan bagi keluarganya.
"Iya kan saya punya anak. Jadi, polusi udaranya di sini lumayan banyak," ucap Adit.
Jalan rusak itu kata Adit, disebabkan banyak truk yang bermuatan lebih melintas di Jalan Veteran tersebut.
"Rusak kembali karena kan ini ada truk-truk melintas. Jadi ibaratnya, jalan ini tetap rusak saja, sama aja sih," kata Adit.
Sementara pengendara sepeda motor, Ahmad (50 tahun) mengatakan bahwa dirinya yang sering melintasi Jalan Veteran merasa terganggu karena banyak jalan yang berlubang.
Ia setiap hari mengantar anaknya ke sekolah dan Jalan Veteran itu sering macet karena banyak jalan yang berlubang.
"Anak saya antar ke sekolah, karena macet anak saya engga berani nyeberang. Mesti saya jemput dulu. Di ujung Jalan Veteran sering juga kecelakaan," ucap Ahmad.
Ahmad mengatakan, dirinya terpaksa memperlambat laju kendaraannya sekitar 10 km/jam untuk menghindari kecelakaan.
"Tiap hari melintasi, kayak gini kita belanja. Selambat-lambatnya (kecepatannya), sekitar 10 km/jam," ujar Ahmad.
Ia pun berharap agar jalan tersebut bisa diperbaiki. Jalan yang berlubang itu saat ini hanya ditambal oleh masyarakat sekitar.
"Itu tempel lubang dari masyarakat, batu-batu pecahan itu yang ditempel. Harapannya kalau bisa ya bagus jalannya," tutup Ahmad.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas belum merespons saat dihubungi kumparan terkait perbaikan Jalan Veteran yang berlubang tersebut.




