Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi & Air, Targetkan Penurunan Emisi 31,8%

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Gedung. Aturan ini sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen pada 2030.

Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam transisi Jakarta menuju kota rendah karbon dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

“Hari ini secara resmi kita luncurkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 berkaitan tentang Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Gedung, yang disusun melalui proses yang partisipatif melibatkan seluruh stakeholder, pemangku kepentingan lintas sektoral,” kata Pramono di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Jumat (6/2).

Namun demikian, Pramono belum memaparkan secara detail ketentuan teknis yang diatur dalam peraturan tersebut, termasuk mekanisme pengawasan serta sanksi yang akan dikenakan bagi bangunan yang tidak memenuhi ketentuan efisiensi energi dan air.

Bangunan Penyumbang Emisi Terbesar

Pramono menjelaskan, sektor bangunan menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di Jakarta. Oleh karena itu, pengaturan efisiensi energi dan air pada gedung dinilai krusial untuk mencapai target iklim daerah.

“Peraturan ini merupakan bagian yang sangat penting dari transisi Jakarta menuju kota rendah karbon. Peraturan ini bertujuan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen pada tahun 2030 serta meningkatkan efisiensi energi dan air sebesar 30 persen melalui penerapan standar bangunan hijau,” ujar Pramono.

Skema Insentif dan Disinsentif

Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan skema insentif dan disinsentif bagi sektor swasta serta platform pelaporan digital yang transparan dan akuntabel untuk konsumsi energi dan air di sektor bangunan.

Selain regulasi, Jakarta juga mencatatkan sejumlah capaian dalam implementasi bangunan hijau. Pramono menyebut, berbagai infrastruktur publik dan swasta telah menunjukkan bahwa konsep bangunan berkelanjutan dapat diterapkan secara nyata.

“Green Building Showcase hari ini membuktikan bahwa keberlanjutan bukanlah mimpi yang jauh. Keberlanjutan adalah kenyataan saat ini. Infrastruktur publik seperti SD Negeri Ragunan 08 dan Rusun Daan Mogot, serta bangunan swasta seperti Menara Astra dan Graha Niaga, menunjukkan bagaimana bangunan hijau dapat mengurangi jejak lingkungan dan secara signifikan menekan biaya operasional,” katanya.

Jakarta Raih Skor A

Upaya tersebut turut mengantarkan Jakarta meraih pengakuan internasional. Selama tiga tahun berturut-turut, Jakarta memperoleh skor A dari Carbon Disclosure Project (CDP).

“Jakarta telah menerima skor A dari CDP selama tiga tahun berturut-turut. Saat ini, kami termasuk di antara 120 kota di seluruh dunia yang masuk dalam CDP A List. Pengakuan ini menunjukkan bahwa tata kelola iklim Jakarta kredibel, berbasis data, dan siap untuk investasi,” ujar Pramono.

Pujian dari Dubes Inggris

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey yang hadir di acara tersebut, menilai peluncuran Pergub Efisiensi Energi dan Air menunjukkan kepemimpinan Jakarta dalam aksi iklim perkotaan. Menurutnya, regulasi ini menjadi peta jalan menuju masa depan kota yang lebih berkelanjutan.

“Peraturan Gubernur tentang efisiensi energi dan air pada bangunan yang diluncurkan hari ini oleh Gubernur dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan kepemimpinan Jakarta dalam aksi iklim serta memberikan peta jalan yang jelas menuju masa depan perkotaan yang lebih berkelanjutan,” kata Jermey.

Jermey menegaskan, Inggris akan terus menjadi mitra Jakarta dalam mendukung transisi hijau dan pengurangan emisi di tingkat kota.

“Program ini mungkin akan segera berakhir, tetapi pekerjaan kita terus berlanjut. Regulasi telah ditetapkan, kapasitas telah dibangun, dan momentum yang ada sangat kuat. Inggris akan tetap menjadi mitra Jakarta di masa depan,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketum DNIKS Gus Choi: Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Daerah Belum Optimal
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
7 Tips Menyambut Ramadan 2026 agar Ibadah Maksimal dan Produktif
• 10 jam lalugrid.id
thumb
KPK: Kepala KPP Banjarmasin Terima Uang Rp800 Juta Dibungkus Kardus, Diberikan di Parkiran Hotel
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Gunung Marapi semburkan abu vulkanik setinggi tiga kilometer
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
PT LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja Magang, Ada 8 Posisi yang Tersedia
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.