Ardiansyah Nur: Sayang kalau gak juara

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemain timnas futsal Indonesia Ardiansyah Nur bertekad membawa timnya juara Piala Asia Futsal 2026 di rumah sendiri setelah melaju ke final untuk menghadapi Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB.

Final ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia yang pertama kali bermain di partai puncak, setelah sebelumnya mengalahkan Jepang 5-3 pada laga semifinal di Indonesia Arena, Kamis.

"Kita fokus recovery, dan kita usaha apa pun. Sayang kan kalau gak juara," kata pemain yang akrab disapa Anca itu saat menjawab pertanyaan ANTARA di mixed zone Indonesia Arena setelah menekuk Jepang.

Anca memang tak mencetak gol di laga semifinal, namun ia berperan penting dalam gol kedua Indonesia yang dicetak melalui gol bunuh diri Takehiro Motoishi (23').

Ketika itu, ia melakukan tembakan keras dan Takehiro yang salah mengantisipasi bola malah membuat bola itu membobol gawangnya sendiri.

Gol itu hampir membuat Indonesia menang di waktu normal dengan skor 3-2, namun pada 30 detik terakhir sang kapten Jepang Kazuya Shimizu memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu melalui gol penaltinya.

Setelah drama demi drama di waktu normal, Indonesia menyudahi laga dengan kemenangan berkat gol Reza Gunawan dan Dewa Rizki pada babak tambahan waktu.

"Pertandingan ini memang sangat sulit ya, kita udah antisipasi juga karena Jepang juga bukan negara yang biasa, biasa di final, dan pernah juara juga," kata Anca menilai jalannya laga semifinal yang sangat sengit selama 50 menit.

Baca juga: Pelatih Jepang: Indonesia punya peluang besar untuk juara

Kata dia, kunci kemenangan pada partai semifinal adalah persiapan yang dilakukan timnya. Indonesia pernah menghadapi Jepang dua kali sebelum bertemu pada semifinal Piala Asia Futsal 2026, yakni saat menang 1-0 pada laga 4 Nations World Series awal 2025 dan juga saat menelan kekalahan 1-4 pada laga uji coba bulan lalu.

"Tapi alhamdulillah berkat kita juga persiapan dari jauh-jauh hari, dan dari uji coba juga sebelumnya, dan alhamdulillah anak-anak juga mentalnya bagus," jelas Anca, pemain yang sudah mengoleksi dua gol di Piala Asia Futsal 2026.

"Jadi berkat teman-teman juga mentalnya gak kayak yang puas dari awal sampai akhir, semua berjuang untuk menang," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anca menjawab apakah ia sempat berbincang dengan pelatih Jepang Kensuke Takahashi yang dulu pernah melatihnya di timnas futsal Indonesia.

"Aku gak sempat ngobrol sih, cuman say hi aja tadi," ucap Anca.

Lebih lanjut, Anca mengucapkan terima kasih kepada Kensuke karena bagaimanapun, prestasi-prestasi Indonesia saat ini juga karena pondasi yang dibangun pelatih 43 tahun itu yang dulu pernah melatih tim Garuda pada 2018 sampai 2021.

"Coach Hector mempermantap fondasi yang udah dibangun sama Coach Ken," tutup dia.

Baca juga: Kalah dari Indonesia, ini kata Kensuke Takahashi

Baca juga: Hector Souto pastikan Indonesia akan hadapi Iran tanpa rasa takut


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OJK Optimistis Industri Pembiayaan Tumbuh 8% di 2026
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
PWI Akhirnya Umumkan Para Juara AJP 2026, Ini Daftarnya
• 5 menit lalujpnn.com
thumb
Soekarno Run 2026 Resmi Luncurkan Jersey dan Medali di GBK, Targetkan 10 Ribu Pelari
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Begini Kebijakan Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Emiten Hapsoro (MINA) Bantah Terlibat Kasus Kejahatan Pasar Modal yang Diusut Bareskrim
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.