Komisaris Telkom Bicara Progres Pemangkasan Anak Usaha

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Emiten telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bakal mengurangi anak perusahaan sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan. 

Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng menjelaskan, anak perusahaan Telkom yang berjumlah 66 akan dikurangi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun BUMN yang lebih sehat dan menguntungkan. Ia menegaskan pengurangan anak usaha bukan untuk efisiensi.

"Bukan untuk efisiensi, ini strategi Telkom untuk lebih lincah ke depannya," jelas Rizal kepada media, Jumat (6/2/2026).

Walaupun tidak menjelaskan secara spesifik berapa anak perusahaan yang akan dipangkas, Rizal menyebut, proses tersebut sedang berjalan dan ditargetkan selesai pada 2026. 

Rizal juga menjelaskan, Telkom merupakan salah satu BUMN yang sehat dan menguntungkan, terlihat dari revenue yang tumbuh 7%-8% per tahun. 

Seperti yang diberitakan Bisnis sebelumnya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa 2026 merupakan tahun sibuk bagi perusahaan. Sejumlah inisiatif dan inovasi dalam transformasi bisnis akan dieksekusi pada tahun ini.

Baca Juga

  • Target Harga Saham Dikerek, Intip Sisi Menarik Telkom (TLKM)
  • Balapan Ekspansi 5G XLSmart (EXCL), Telkomsel (TLKM) dan Indosat (ISAT)
  • Ada yang Tancap Gas Borong Saham Telkom (TLKM) Awal 2026

Sebagai gambaran, tahun lalu Telkom memulai kampanye transformasi Telkom 30 atau Telkom 2030. Transformasi tersebut mengarah pada misi Telkom untuk meraih kinerja yang lebih tinggi hingga menjadi perusahaan yang lebih bernilai.

Adapun, dalam mencapai misi tersebut, sambung Dian, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah salah satunya melalui strategi empat pilar.

“Pilar yang pertama adalah personal excellence. Jadi ini seperti bagaimana kita memperbaiki fundamental of all human. Governance-nya, kemudian juga psychological-nya, culture, dan organization,” kata Dian.

Dia menambahkan untuk pilar kedua yaitu streamlining, di mana Telkom ingin membuat struktur grup lebih sederhana. Dia berpendapat anak usaha Telkom yang jumlanya sekitar 60 anak perusahaan, masih terlalu banyak.

Pilar ketiga fokus pada mengubah struktur holding dari personal holding menjadi strategic holding dan yang terakhir unlock value.

Unlocking value dari aset-aset yang selama ini boleh dibilang itu tersembunyi,” kata Dian.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Dampak Gempa Bumi 6,4 Pacitan, 5 Rumah Rusak 1 Orang Tewas
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
• 7 jam lalusuara.com
thumb
IIMS 2026: Brand Otomotif Ternama Berlomba Luncurkan Produk Baru, Ini Rinciannya
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Respons Perintah Prabowo Tangani Sampah, Kang Dedi: Malu Kalau Tidak Bersih
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Siklon Penha Mendarat di Filipina, Turut Pengaruhi Cuaca di Indonesia
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.