Timnas Futsal Indonesia mencetak tonggak sejarah baru di level Asia. Untuk pertama kalinya, skuad Merah Putih berhasil melangkah ke partai final Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Jakarta.
Di balik pencapaian monumental tersebut, terdapat peran sentral pelatih asal Spanyol, Hector Souto, yang kini menjadi figur kunci kebangkitan futsal nasional. Profil Hector Souto pun menjadi sorotan luas penggemar olahraga karena kontribusinya yang dinilai penting dalam mengangkat prestasi Indonesia di pentas kontinental.
Timnas futsal Indonesia tampil dengan disiplin dan konsistensi di bawah arahan Hector Souto sejak awal turnamen hingga mampu menyingkirkan lawan-lawan kuat di Asia.
Hector Souto lahir di Chantada, Lugo, Spanyol, pada 7 Desember 1981. Sejak usia muda, ia telah menekuni futsal secara serius, baik sebagai pemain maupun pelatih, sebelum akhirnya memantapkan diri di dunia kepelatihan.
Karier kepelatihannya dimulai di sekolah olahraga Chantada. Dari level pembinaan dasar tersebut, Hector Souto membangun pemahaman tentang pentingnya struktur latihan, disiplin, serta filosofi permainan yang jelas.
Rekam Jejak Internasional di Spanyol dan Asia TenggaraPerjalanan karier Hector Souto berkembang melalui kiprahnya di sejumlah klub futsal Spanyol, seperti Prone Lugo dan Oxipharma Granada. Pengalaman tersebut memperkaya pemahamannya terhadap ilmu futsal modern dan manajemen tim di lingkungan kompetisi yang ketat.
Langkah berikutnya membawa Hector Souto ke Asia Tenggara. Ia sempat menjadi bagian dari staf Timnas Futsal Vietnam dan terlibat dalam fase penting perkembangan futsal negara tersebut di level internasional. Setelah kembali ke Eropa dan melatih klub futsal di Spanyol, Hector Souto kembali memilih Asia sebagai tempat melanjutkan karier, hingga akhirnya berlabuh di Indonesia.
Kesuksesan di Level Klub Bersama Bintang Timur SurabayaSebelum dipercaya menangani tim nasional, Hector Souto telah lebih dahulu dikenal publik futsal Indonesia lewat kiprahnya bersama Bintang Timur Surabaya. Di level klub, ia menunjukkan tangan dingin sebagai pelatih dengan visi taktis yang kuat.
Hector Souto membawa Bintang Timur Surabaya meraih gelar Liga Futsal Profesional Indonesia secara beruntun pada 2021 dan 2022.
Tidak hanya itu, ia juga mengantarkan klub tersebut menjuarai Piala AFF Futsal Antarklub 2022. Prestasi ini menegaskan kapasitas Hector Souto sebagai pelatih yang mampu menghadirkan hasil sekaligus membangun tim dengan identitas permainan yang jelas.
Penunjukan sebagai Pelatih Timnas dan Direktur Teknik FFIRekam jejak impresif tersebut membuat Federasi Futsal Indonesia menunjuk Hector Souto sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia pada Agustus 2024. Kemudian, ia juga dipercaya mengemban jabatan Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia.
Sebagai Direktur Teknik, Profil Hector Souto mencakup tanggung jawab strategis dalam pengembangan futsal nasional. Perannya meliputi penyusunan tim nasional lintas kelompok umur, peningkatan kualitas pelatih dan pembinaan usia dini, hingga penguatan liga profesional agar selaras dengan kebutuhan prestasi jangka panjang.
Juara Piala AFF 2024 dan SEA Games 2025Sejak menangani Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto langsung mencetak prestasi signifikan. Dalam waktu persiapan yang relatif singkat, Indonesia sukses menjuarai Piala AFF Futsal 2024 yang digelar di Thailand. Gelar tersebut menandai kebangkitan Indonesia di level Asia Tenggara.
Dominasi berlanjut pada ajang SEA Games 2025. Di bawah asuhan Hector Souto, tim futsal putra Indonesia merebut medali emas untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Kemenangan ini sekaligus memutus dominasi Thailand yang sebelumnya selalu menjadi peraih emas pada beberapa edisi.
Semifinal Bersejarah Piala Asia Futsal 2026Timnas Futsal Indonesia mencatat kemenangan dramatis 5-3 atas Jepang, salah satu kekuatan utama futsal Asia. Laga tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026), di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.
Kemenangan ini memastikan Indonesia melangkah ke partai final untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Indonesia telah mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal. Keberhasilan menyingkirkan Jepang menjadi lompatan besar dalam perjalanan Timnas Futsal Indonesia di level Asia.
Indonesia memulai pertandingan dengan disiplin dan sempat unggul di babak pertama. Namun tekanan Jepang di paruh kedua membuat laga berjalan ketat. Setelah skor sempat imbang, penyesuaian taktik di tengah pertandingan menjadi kunci. Saat Jepang menerapkan power play, Indonesia tampil tenang dan efektif hingga memastikan kemenangan lewat gol kelima.
Usai laga semifinal, Hector Souto tak mampu menyembunyikan emosi. Air mata yang tumpah di pinggir lapangan mencerminkan tekanan dan pengorbanan yang telah dilalui sepanjang turnamen. Kemenangan tersebut dipersembahkan untuk keluarganya di Spanyol, khususnya pasangannya yang tengah merawat bayi mereka..
Keberhasilan melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 menjadi sinyal kuat kebangkitan futsal Indonesia di level Asia. Pada laga puncak yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/2/2026), Indonesia akan menghadapi Iran, salah satu kekuatan utama futsal Asia.
Dengan mental yang semakin matang serta dukungan publik yang solid, Timnas Futsal Indonesia kini berdiri di ambang sejarah baru.



