JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengungkap penyebab ruas Jalan Kebon Sirih di depan Kantor Wakil Presiden (Wapres) RI kembali rusak meski baru diperbaiki kurang dari dua pekan lalu.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan kondisi cuaca dan beban lalu lintas berpengaruh signifikan terhadap daya tahan perbaikan jalan.
"Terkait jalan berlubang di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat dapat kami sampaikan bahwa curah hujan yang masih tinggi dan lintasan kendaraan yang ramai, membuat kerusakan jalan dapat muncul kembali," ujar Wenny saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Belum Genap 2 Pekan Diperbaiki, Jalan di Depan Istana Wapres Kembali Rusak
Meski demikian, Wenny menegaskan Dinas Bina Marga terus melakukan pemantauan dan menindaklanjuti kerusakan yang terjadi, termasuk di ruas Jalan Kebon Sirih.
Hal serupa, menurut dia, juga terjadi di sejumlah ruas jalan lain di Jakarta yang saat ini mengalami kerusakan akibat faktor cuaca dan intensitas kendaraan.
"Pemantauan dan tindak lanjut perbaikan terhadap jalan berlubang terus kami lakukan termasuk di Jalan Kebon Sirih dan sekitarnya," tutur Wenny.
"Hal ini merupakan komitmen Dinas Bina Marga menjaga keselamatan dan keamanan penguna jalan," tambahnya.
Jalan Kebon Sirih kembali viralSebelumnya diberitakan, Jalan Kebon Sirih di depan Istana Wapres RI kembali rusak meski baru diperbaiki pada akhir Januari 2026. Kondisi tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial.
Kerusakan jalan itu diunggah oleh akun Instagram @ijoeel. Dalam unggahan tersebut terlihat sejumlah titik jalan berlubang, permukaan jalan bergelombang, serta aspal tambalan yang mengelupas di sepanjang ruas Jalan Kebon Sirih.
Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Kebon Sirih Hanya Ditambal: Besok Lewat Rusak Lagi
Bahkan, pada salah satu titik tampak batu bata digunakan sebagai penambal sementara. Untuk memastikan kondisi di lapangan, Kompas.com meninjau langsung Jalan Kebon Sirih di depan Kantor Wapres RI dan Gedung DPRD DKI Jakarta pada Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 14.00 WIB, usai hujan deras mengguyur Jakarta Pusat, genangan air setinggi 3–5 sentimeter terlihat di sejumlah titik jalan. Di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, genangan terjadi di bahu jalan dan meluas hingga ke tengah jalan.
Bagian tersebut sebelumnya merupakan titik jalan rusak yang telah diperbaiki oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat. Namun, hujan deras kembali memunculkan genangan di lokasi yang sama.
Sementara itu, di depan Kantor Wapres RI, belasan petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat tampak melakukan perbaikan jalan. Mereka menambal lubang di bahu jalan menggunakan material aspal.
"Betul ini diperbaiki, ditambal pakai aspal cold mix," ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Kompas.com.
Petugas tersebut mengatakan, pekerjaan penambalan telah dilakukan sejak Jumat pagi. Namun, proses perbaikan sempat terhambat akibat hujan deras yang turun di kawasan tersebut.
Baca juga: Awas Macet di Jalan Latumeten Jakbar Imbas Proyek Flyover, Ini Rute Alternatifnya





